Selasa 17 Maret 2020, 10:06 WIB

Delapan Orang Berstatus ODP Korona di NTT

Palce Amalo | Nusantara
Delapan Orang Berstatus ODP Korona di NTT

MI/M. Irfan
Gubernur NTT Viktor Laiskodat menyatakan ada 8 orang saat ini dalam pengawasan terkait virus korona.

 

GUBERNUR Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat mengatakan sampai Selasa (17/3), sebanyak delapan warga daerah itu berstatus Orang Dalam Pengawasan (OPD) virus korona (Covid-19). Delapan orang tersebut terdiri dari enam orang di Kota Kupang dan dua orang di Maumere, Kabupaten Sikka. OPD ialah seseorang dengan demam lebih dari 38 derajat celcius atau riwayat infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) ringan sampai berat, tanpa pneumonia.

Selain itu, selama 14 hari terakhir sebelum timbul gejala tersebut, ia memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi covid-19 atau bekerja dan mengunjungi fasilitas kesehatan yang berhubungan dengan pasien konfirmasi covid-19, atau riwayat perjalanan ke negara-negara atau daerah terjangkit virus tersebut.

Namun, kondisi tersebut tidak boleh membuat warga panik. Laiskodat minta masyarakat yang baru melakukan perjalanan ke daerah terjangkit virus korona, wajib membatasi aktivitas di luar rumah sambil memantau perkembangan kesehatannya selama 14 hari. Apabila mengalami gejala segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Seluruh masyarakat yang mengalami gejala Covid-19 atau memiliki anggota keluarga yang mengalami hal serupa diminta untuk melapor diri ke Fasilitas Kesehatan terdekat," ujarnya lewat keterangan tertulis yang diterima Media Indonesia, Selasa (17/3).

baca juga: Pelajar dan Mahasiswa Di Pematangsiantar Belajar di Rumah 14 Hari

Selain itu, seluruh tempat umum yakni pasar, mall, pertokoan, tempat ibadah, hotel, terminal, sekolah, kampus, restoran, rumah makan, dan tempat umum lainnya wajib menerapkan standar kesehatan maksimum Di antaranya menyiapkan hand sanitizer, tempat cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, menjaga kebersihan sarana prasarana tempat bekerja. Langkah-langka itu dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Adapun aparatur sipil negara (ASN) dilarang melakukan perjalanan ke luar  provinsi sampai batas waktu yang belum ditetapkan. Jika sudah ada kunjungan kerja atu pertemuan di daerah lain, kegiatan itu harus dibatalkan atau ditunda.

"Kami menghimbau seluruh masyarakat NTT tetap tenang dan tidak panik," tandasnya. (OL-3)

Baca Juga

MI/ Akhmad Saufa

Gegara Covid, 2500 Karyawan Hotel di Sumbar Dirumahkan

👤Ant 🕔Rabu 08 April 2020, 01:51 WIB
Sampai saat ini,  tercatat 26 dari 80 hotel di Sumbar yang sudah tutup. Bahkan, dia memperkirakan ada beberapa hotel lagi yang akan...
MI/Alexander P.Taum

Bupati Sikka Relakan Rumdinnya Jadi Area Karantina KM Lambelu

👤Alexander P. Taum 🕔Rabu 08 April 2020, 00:56 WIB
Sebanyak 233 orang akan dikarantina di rumah dinas Bupati Sikka menyusul ditemukannya 3 orang positif terinfeksi covid-19 di kapal yang...
MI/ Alexander P Taum

Frustasi, Penumpang KM Lambelu Nekat Terjun ke Laut

👤Alexander P Taum 🕔Rabu 08 April 2020, 00:40 WIB
Mereka nekat melakukan itu dipicu keputusan Bupati Sikka Fransiskus Robertto Diogo yang melarang KM Lambelu merapat ke pelabuhan laut...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya