Selasa 17 Maret 2020, 08:25 WIB

Kadin Rekomendasikan Penerapan Bekerja dari Rumah

Hld/Uud/X-11 | Ekonomi
Kadin Rekomendasikan Penerapan Bekerja dari Rumah

Medcom.id/Husen
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Shinta Kamdani

 

WAKIL Ketua Umum Kamar Da­gang dan Industri (Kadin) Indo­nesia Shinta Kamdani mereko­men­dasikan pelaku usaha untuk menerapkan metode bekerja dari rumah. Itu untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 dan sesuai dengan imbauan pemerintah guna menghindari aktivitas di ke­rumunan.

“Kami mengimbau setiap peru­sahaan di Indonesia secara aktif melakukan tindakan pencegah­an penyebaran wabah. Salah sa­tunya lewat memberlakukan work from home,” ujar Shinta, ke­marin.

Ia menjelaskan pencegahan penyebaran wabah di tempat ker­ja dimulai dengan mengatur adanya hand sanitizer di kantor, meniadakan perjalanan bisnis dan acara besar yang melibatkan banyak orang, serta membuat kebijakan bekerja dari rumah.

“Pelaku usaha juga bisa membatasi kontak dengan orang lain (social distancing), working remotely/working from home, membatasi perjalanan bisnis, merumahkan pekerja yang tidak sehat,” ungkapnya.

Menurut Shinta, kebijakan bekerja dari rumah disesuaikan dengan relevansinya terhadap kebutuhan pencegahan wabah di perusahaan dan perhitungan manajemen risiko terhadap ­ke­tahanan perusahaan.

Arahan OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ke­marin, juga menerbitkan ­arah­an bagi industri jasa keuang­­an, khususnya perbankan, demi meminimalkan risiko tersebar­nya virus korona.

Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK, Anto Prabowo, menjelaskan se­lu­ruh lembaga di industri jasa keuangan diminta menerapkan empat hal.

Pertama, melakukan penyesuaian operasional lembaga jasa keuangan dan/atau meminimalkan interaksi antarorang tanpa mengganggu pelayanan jasa keuangan kepada masyarakat, antara lain tapi tidak terbatas pada pengaturan mengenai alternatif bekerja dari rumah.

Kedua, meningkatkan ­ke­bersihan lingkungan kerja dan sarana pelayanan publik seperti ATM, loket bank, dan se­­bagainya.

Ketiga, menunda seluruh per­ja­lanan ke luar kota dan/atau luar negeri, khususnya ke tempat yang sudah diidentifikasi ter­dapat penyebaran covid-19 sesuai dengan data dan informa­si terkini dari Kementerian Kesehatan.

Keempat, OJK meminta industri jasa keuangan untuk tidak melakukan kegiatan yang me­ngumpulkan sejumlah orang baik internal dan/atau eksternal dalam bentuk sosialisasi, rapat, dan event lainnya. ­Interaksi ki­ranya dilakukan melalui peman­faatan sarana teknologi informa­si. (Hld/Uud/X-11)

Baca Juga

Antara/ Indrianto Eko Suwarso

Triwulan I 2020, Adhi Karya Raih Kontrak Baru Pekerjaan Rp2,5 T

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 09 April 2020, 14:05 WIB
Berdasarkan segmentasi sumber dana, realisasi kontrak baru dari pemerintah sebesar 70%, BUMN sebesar 19%, sementara swasta/lainnya sebesar...
MI/SUSANTO

Kemenhub Siapkan Panduan Teknis bagi yang Nekat Mudik

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Kamis 09 April 2020, 13:20 WIB
Panduan itu akan mengatur ketentuan bagi pemudik saat perjalanan. Mulai pendataan pemudik, persyaratan mudik, konsekuensi, hingga ketentuan...
Antara

Bulog Siapkan Cadangan Beras Tahun Ini 950 Ribu Ton

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 09 April 2020, 13:04 WIB
PERUM Bulog merencanakan pengadaan penyerapan cadangan beras pemerintah (CBP) tahun ini mencapai sebesar 950 ribu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya