Senin 16 Maret 2020, 19:53 WIB

Penduduk Prancis Bandel, Pemerintah Kecewa

Antara | Internasional
Penduduk Prancis Bandel, Pemerintah Kecewa

Hector Retamal/AFP
Setelah 14 hari dikarantina, warga Prancis meninggalkan lokasi karatina di Vacanciel Holiday Resort in Carry-le-Rouet, Prancis.

 

PRANCIS kesulitan menahan laju penyebaran virus corona, Covid-19, menurut pejabat urusan kesehatan, Jerome Salomon, pada Senin (16/3). Ia mengacu pernyataannya itu pada banyak warga Ibu Kota Paris yang saja keluar rumah dan berkumpul dalam jumlah besar pada Minggu (15/3).

Salomon menyatakan kekecewaan atas pengabaian warga Paris terhadap imbauan resmi untuk tetap tinggal di rumah, demi mengurangi risiko penularan Covid-19, selagi pemerintah juga memerintahkan penutupan bar-bar dan restoran.

"Banyak orang yang tidak mengerti bahwa mereka seharusnya tetap di rumah, dan ketaatan rendah dari masyarakat ini berarti kita tidak berhasil dalam membatasi penyebaran wabah ini," kata Salomon dalam wawancara dengan radio France Inter.

Dia menambahkan bahwa akan menjadi malapetaka ketika Prancis nantinya berada pada tingkat harus memutuskan apakah akan menyelamatkan nyawa sebagian pasien dan mengabaikan yang lainnya. "Pagi ini, saya memohon kepada semua warga Prancis untuk berjuang bersama-sama," ujar Salomon.

Per 16 Maret, angka kematian akibat infeksi korona di Prancis meningkat sepertiga dari hari sebelumnya yakni mencapai 127 kasus. Sementara itu, jumlah orang yang terinfeksi menembus angka 5.400 kasus.

Sejumlah sumber menyebut bahwa pemerintah tengah mempertimbangkan kebijakan untuk melakukan penutupan wilayah secara parsial, guna lebih ketat lagi membatasi pergerakan warga di ruang publik. (Reuters/OL-12)

Baca Juga

AFP/STR

Maroko Wajibkan Warga Gunakan Masker

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 07 April 2020, 08:45 WIB
Maroko telah memberlakukan darurat kesehatan nasional sejak 19 Maret dengan melarang warga meninggalkan rumah kecuali jika memiliki...
AFP/Kena Betancur/Getty Images

WHO: Dunia Kekurangan 6 Juta Perawat

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 07 April 2020, 08:30 WIB
Kepala Eksekutif ICN Howard Catton mengatakan tingkat infeksi, kesalahan medis, dan tingkat kematian lebih tinggi di negara yang kekurangan...
AFP/BEN STANSALL

Pandemi Covid-19, Miss England Kembali Bertugas Jadi Dokter

👤Dwi Tupani 🕔Selasa 07 April 2020, 08:12 WIB
Mukherjee menerima pesan dari mantan rekannya di rumah sakit lamanya, Rumah Sakit Pilgrim di Boston, Inggris timur, mengatakan kepadanya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya