Senin 16 Maret 2020, 11:11 WIB

Calon Penumpang Antre Panjang di Stasiun MRT Fatmawati

Antara | Megapolitan
Calon Penumpang Antre Panjang di Stasiun MRT Fatmawati

ANTARA/Livia Kristianti
Antrean untuk masuk ke Stasiun MRT Fatmawati

 

ANTREAN panjang akibat pembatasan armada dan waktu tunggu (headways) layanan transportasi umum dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19 di Ibu Kota juga dialami penumpang Moda Raya Terpadu (MRT), termasuk di Stasiun MRT Fatmawati.

Sejak pukul 07.00 WIB, antrean sudah mengular mencapai bagian luar Stasiun MRT Fatmawati. Penumpang yang masih sabar menunggu harus antre hingga mengisi ruang trotoar yang seharusnya digunakan pejalan kaki.

"Artinya kalau saya datang jam 06.00 WIB pagi pun, kemungkinan saya naik kereta jam 07.00 WIB dong?" kata Yanti, salah satu penumpang kepada petugas yang menunjukkan jadwal keberangkatan kereta yang diubah untuk pencegahan penyebaran virus korona (COVID-19), Senin (16/3).

Baca juga: PSI Desak Anies Tinjau Ulang Pembatasan Transportasi Umum

Para penumpang yang rela mengantre itu rata-rata menggunakan masker untuk menutupi hidung dan mulut mereka.

Beberapa penumpang juga memainkan ponsel sambil menunggu giliran untuk masuk ke dalam stasiun yang terletak di Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan itu.

Petugas keamanan menjaga akses penumpang untuk masuk ke Stasiun MRT dan akses tangga ditutup karena penumpang hanya diperbolehkan menggunakan eskalator.

"Ya gapapa sih, ini kan bentuk penanggulangan juga dari pemerintah, jadi gapapa," kata Yanti yang sudah menunggu selama setengah jam untuk masuk ke dalam Stasiun MRT Fatmawati.

Selain MRT, layanan transportasi umum yang juga mengalami antrean penumpang adalah Trans-Jakarta.

Antrean penumpang terjadi akibat pemotongan rute dan jam operasional layanan yang diumumkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Minggu (15/3).

"Kita menurunkan secara ekstrem kapasitas layanan, jadi jadwal MRT, misalnya, yang semula keberangkatannya tiap 5 menit dan 10 menit sekarang akan diubah mulai besok menjadi 20 menit," kata Anies.

Rangkaian MRT yang setiap hari beroperasi ada 16 rangkaian akan berubah tinggal empat rangkaian yang beroperasi. Waktunya yang semula dari jam 05.00 WIB sampai 24.00 WIB sekarang berubah 06.00 WIB pagi hingga 18.00 WIB sore.

"Kemudian LRT juga begitu," kata Anies di Balai Kota. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Polri Usut 63 Kasus Hoaks Soal Covid-19

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 01 April 2020, 21:46 WIB
"Polri bakal terus melakukan patroli siber untuk mencegah beredarnya berita-berita hoaks di media sosial yang meresahkan dan menindak...
Antara/Aprilio Akbar

Kemenhub Sebut Surat Edaran BPTJ Bersifat Rekomendasi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 01 April 2020, 21:14 WIB
Surat edaran tersebut bertujuan memberikan rekomendasi kepada daerah apabila sudah dikategorikan sebagai daerah yang diperkenankan untuk...
Antara/Risky Andrianto

BPTJ Terbitkan Edaran, Dishub DKI Sebut Harus Ikuti PP PSBB

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 01 April 2020, 20:41 WIB
Dalam Surat Edaran No. 5 tahun 2020 itu BPTJ meminta seluruh moda transportasi umum dari dan menuju Jabodetabek dihentikan termasuk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya