Senin 16 Maret 2020, 09:47 WIB

Makanan di Supermarket Kosong, Trump Yakinkan Stok Masih Aman

Nur Aivanni | Internasional
Makanan di Supermarket Kosong, Trump Yakinkan Stok Masih Aman

AFP/MANDEL NGAN
Rak makanan di sebuah supermarket di AS yang mayoritas kosong.

 

MAKANAN dengan cepat ludes dari rak-rak supermarket di Amerika Serikat (AS). Meski ada tanda-tanda aksi panic buying, Presiden AS Donald Trump dan pejabat pemerintah serta industri lainnya, Minggu (15/3), meyakinkan bahwa rantai pasokan masih lengkap dan ada banyak makanan.

"Anda tidak perlu membeli terlalu banyak. Tenang," kata Trump dalam konferensi pers gugus tugas virus korona, setelah berbicara dengan CEO supermarket utama AS dan perusahaan makanan seperti Walmart dan Costco, seperti dikutip dari AFP, Senin (16/3).

"Kami tidak memiliki kekurangan, selain orang membeli dari tiga hingga lima kali lipat dari apa yang biasanya mereka beli," kata Trump.

Ia menekankan siapa pun tidak perlu menimbun persediaan makanan mereka.

Baca juga: Biden: AS Sedang Berperang Melawan Virus Korona

Dalam konferensi pers yang sama, Wakil Presiden Mike Pence pun mengatakan rantai pasokan bekerja dengan baik.

Penasihat ekonomi Trump, Larry Kudlow, dalam wawancara CBS sebelumnya mengenai rak-rak toko bahan makanan yang kosong, mengatakan ia telah membaca tentang beberapa situasi di mana itu merupakan kesulitan. Tetapi, sambungnya, sebagian besar jalur pasokannya bekerja dengan cukup baik di dalam negeri.

Saat ditanyakan apakah ia bisa menjamin orang bisa tinggal di rumah dan tetap bisa makan di tengah pandemi virus korona, Kudlow menjamin hal tersebut meski ia mengetahui mungkin ada beberapa pengecualian terkait itu.

Ia mengatakan AS menghadapi tantangan ekonomi yang besar, tetapi sebagian besar wilayah masih bekerja. Pasalnya, pabrik-pabrik belum ditutup di seluruh negeri.

"Setidaknya belum," tambahnya.

Pengecer terbesar di AS, peternak sapi perah, dan produsen daging mengonfirmasi rantai pasokan makanan tetap utuh dan telah menggenjot produksi untuk memenuhi penimbunan yang dipicu pandemi virus korona, The New York Times melaporkan.

"Ada banyak makanan di negara ini," Times mengutip Julie Anna Potts, kepala eksekutif North American Meat Institute. (OL-1)

Baca Juga

AFP

Warga tak Disiplin, Jumlah Korban Covid di New York Melonjak

👤Ant 🕔Rabu 08 April 2020, 04:01 WIB
Gubernur Andrew Cuomo mengatakan, tingginya mortalitas di New York merupakan cermin  dari perilaku penduduk daerah...
AFP

Kondisi PM Inggris Membaik

👤Ant 🕔Rabu 08 April 2020, 03:15 WIB
Sementara, Ratu Inggris Elizabeth berharap Johnson bisa pulih sempurna dan...
AFP

Rusia Tuding Trump Ingin Caplok Planet Lain

👤Ant 🕔Rabu 08 April 2020, 01:15 WIB
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan bahwa segala upaya untuk memprivatisasi ruang dalam satu bentuk atau lainnya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya