Senin 16 Maret 2020, 06:53 WIB

Mulai Hari Ini, Trans-Jakarta Hanya Beroperasi Hingga Pukul 18.00

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Mulai Hari Ini, Trans-Jakarta Hanya Beroperasi Hingga Pukul 18.00

MI/PIUS ERLANGGA
Mulai hari ini, TransJakarta dipangkas rute dan waktu operasionalnya sebagai bagian kebijakan Pemprov DKI menghadapi virus korona.

 

PT Transportasi Jakarta, mulai Senin (16/3) dini hari, memberhentikan layanan Angkutan Malam Hari atau Amari dan memberlakukan pola operasi khusus hingga 14 hari ke depan.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Humas PT Trans-Jakarta Nadia Diposanjoyo mengatakan, hari ini, Trans-Jakarta hanya beroperasi hingga pukul 18.00 WIB.

"Senin (16/3) hingga 30 Maret 2020, layanan Trans-Jakarta hanya beroperasi di 13 rute dalam koridor dengan headway 20 menit dan waktu operasional mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Ini berarti seluruh layanan nonkoridor (Non BRT), Royaltrans dan Mikrotrans ditiadakan," kata Nadia dalam keterangan tertulis, Minggu (15/3).

Baca juga: Mulai Hari Ini, Operasional Transportasi Umum DKI Dipangkas

Langkah itu diambil menindaklanjuti instruksi Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan yang diumumkan Minggu (15/3) perihal pembatasan layanan angkutan umum di DKI Jakarta secara ekstrem untuk mengurangi potensi penularan Covid-19.

Penetapan pengurangan interaksi fisik juga diterapkan di halte dan bus Trans-Jakarta yang melintas di 13 koridor. Hal itu dilakukan dengan memberikan jarak antarindividu sejauh satu hingga dua meter dalam ruang publik transportasi seperti di halte dan di dalam bus.

"Untuk di halte, Trans-Jakarta akan memberikan marka dimana pelanggan harus berdiri dengan jarak yang sudah diatur. Untuk di dalam bus, pelanggan akan dilakukan pengaturan jarak duduk sehingga meminimalisasi interaksi fisik antarpelanggan," kata Nadia.

Petugas halte dan petugas keamanan akan membantu pengaturan duduk di dalam bus dan diharapkan pelanggan dapat mengikuti arahan yang ditentukan untuk kesehatan dan kenyamanan pelanggan.

Trans-Jakarta juga akan menerapkan pembatasan jumlah pelanggan pada halte dan mengharapkan kesabaran pelanggan untuk ikut dalam tata tertib yang telah diberlakukan.

Jumlah sanitasi halte dan bus dengan melakukan pencucian bus dan interiornya juga dilakukan lebih sering. Pembersihan seluruh interior halte dengan interval yang lebih sering juga pemasangan seluruh hand sanitizer di bus dan memastikan ketersediaan isi ulangnya di halte dan bus.

Untuk sementara ini, Trans-Jakarta juga mengubah pola pengurusan kartu gratis. Pengurusan secara langsung ke kantor diistirahatkan terlebih dahulu. Pelanggan disarankan melakukan pengurusan melalui sistem daring layanan pelanggan 1500-102 atau e-mail naiktije@transjakarta.co.id.(OL-1)

Baca Juga

Antara

Polri Usut 63 Kasus Hoaks Soal Covid-19

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 01 April 2020, 21:46 WIB
"Polri bakal terus melakukan patroli siber untuk mencegah beredarnya berita-berita hoaks di media sosial yang meresahkan dan menindak...
Antara/Aprilio Akbar

Kemenhub Sebut Surat Edaran BPTJ Bersifat Rekomendasi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 01 April 2020, 21:14 WIB
Surat edaran tersebut bertujuan memberikan rekomendasi kepada daerah apabila sudah dikategorikan sebagai daerah yang diperkenankan untuk...
Antara/Risky Andrianto

BPTJ Terbitkan Edaran, Dishub DKI Sebut Harus Ikuti PP PSBB

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 01 April 2020, 20:41 WIB
Dalam Surat Edaran No. 5 tahun 2020 itu BPTJ meminta seluruh moda transportasi umum dari dan menuju Jabodetabek dihentikan termasuk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya