Minggu 15 Maret 2020, 15:31 WIB

Agus Suparmanto Kembali Pimpin PB IKASI

Achmad Maulana | Olahraga
Agus Suparmanto Kembali Pimpin PB IKASI

Istimewa
PENGURUS Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) masa bakti 2018-2022 resmi dikukuhkan.

PENGURUS Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) masa bakti 2018-2022 resmi dikukuhkan. Pengukuhan dilakukan oleh ketua KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dihadiri NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari juga para perwakilan induk organisasi cabang olahraga.

Dalam periode kepemimpinanya yang kedua IKASI, Agus Suparmanto akan fokus pada peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM). Menurut dia, hanya dengan kualitas SDM-lah organisasi IKASI bisa mendorong lahirnya prestasi atlet.

Baca juga:Lebih dari 1.000 Pelari Meriahkan Ajang Lomba Lari Mahe Run

Agus juga menyampaikan mohon dukungan dan kerjasama semua pihak, sehingga organisasi yang dipimpinnya ini bisa lebih meningkatkan prestasi atlet baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Jujur saja IKASI dalam hal ini SDM sangat minim. SDM tak hanya bicara atlet, pelatih, wasit juga pengurus baik di level pusat maupun daerah. Nah untuk pelatih kami mencoba mendatangkan pelatih berkualitas dari Korsel karena negeri gingseng ini prestasi anggarnya sudah mendunia," kata Agus dalam keterangan pers, Minggu (15/3/2020).
 
Menurut Agus, mendatangkan pelatih ke Indonesia juga kurang efektif. Pasalnya para pelatih kita yang diberikan kursus kepelatihan tidak fokus. IKASI pun akhirnya melakukan terobosan dengan mengirim para pelatih ini ke Korea Selatan.

Baca juga:Taklukkan Duet Inggris, Praveen/Melati ke Final All England

"Dalam kerjasama ini IKASI memperoleh benefit yakni sebanyak 20 atlet mendapat fasilitas berlatih di Korea Selatan," ujarnya.

Agus Suparmanto yang juga Menteri Perdagangan dalam kabinet Jokowi-Maruf Amin ini sudah dua periode memimpin PB IKASI dalam periode pertamanya memimpin IKASI masalah sarana dan prasarana menjadi perhatian. Karena banyak pengurus provinsi (pengprov) tak didukung sarana latihan yang memadai. Padahal, daerah adalah ujung tombak pembinaan olahraga prestasi.

“Persoalan bukan hanya dalam hal sarana dan prasarana, saja untuk mendapatkan atlet berkualitas itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh waktu dan IKASI selalu berupaya semaksimal mungkin meningkatkan kualitas atlet. Selain itu untuk mempercepat pencapaian prestasi atlet anggara Indonesia regenerasi perlu dipercepat. Salah satunya dengan memperbanyak pertandingan di dalam negeri. IKASI selalu mendorong daerah-daerah menggelar turnamen, serta melakukan terobosan memperkenalkan olahraga anggar ke sekolah-sekolah," paparnya. (RO/A-3)

Baca Juga

AFP/ANDREJ ISAKOVIC

Stok Darah di Tiongkok Menipis, Yao Ming Donorkan Darah

👤Antara 🕔Kamis 02 April 2020, 07:49 WIB
Sebanyak 12 orang dari CBA termasuk Yao telah selesai donor, ungkap Komisi Kesehatan Beijing (BHC) di akun Weibo, Rabu...
AFP/Damien MEYER

Di Tengah Pandemi Korona, Tour De France masih Sesuai Jadwal

👤Antara 🕔Kamis 02 April 2020, 05:36 WIB
Tour de France, yang dijadwalkan start di Nice pada 27 Juni, masih sesuai...
AFP/Mohd RASFAN

Doping, Iannone Diskors 18 Bulan

👤Kautsar Halim 🕔Kamis 02 April 2020, 05:35 WIB
Dengan adanya hukuman itu, artinya Iannone tidak akan berpartisipasi pada MotoGP 2020 hingga seri pembuka musim...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya