Minggu 15 Maret 2020, 10:38 WIB

Tangani Covid-19, Pemkot Bogor Tambah Anggaran Rp1 Miliar

Dede Susianti | Nusantara
Tangani Covid-19, Pemkot Bogor Tambah Anggaran Rp1 Miliar

MI/Dede Susianti
Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim menyebutkan besaran anggaran tambahan mencapai Rp1 miliar yang diambil dari BTT.

 

SELAIN meningkatkan gerakan sosialisasi dan pencegahan penyebaran virus korona (Covid-19), Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga menambah anggarannya.

"Jadi kita juga sedang berusaha untuk menambah jumlah anggaran yang nanti dibutuhkan untuk pembelian peralatan-peralatan dan maupun kegiatan sosilaisasi," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Minggu (15/3).

Dedie menyebutkan besaran anggaran tambahan mencapai Rp1 miliar yang diambil dari BTT (biaya tak terduga).

"BTT yang tersedia totalnya Rp6 miliar dan yang buat tambahan penanganan korona Rp1 miliar. Karena pos penggunaannya banyak. BTT pos penggunaannya banyak, tapi tidak menutup kemungkinan juga dalam kondisi seperti ini harus ada pergeseran -pergeseran anggaran. Nanti kita akan bicarakan secara resmi," ungkapnya.

Namun yang menjadi permasalahan adalah ketersediaan peralatan-peralatan untuk penanganan virus korona di pasaran.

"Yang jadi kendala kita, masalahnya barangnya yang agak langka. Termasuk yang dipesan belum datang juga," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno di lokasi yang sama.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto secara resmi sudah mengeluarkan keputusan atau surat edaran yang ditandatangani Wakil Wali Kota Bogor, Minggu 15 Maret, tentang pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Bogor. Ada sebanyak 7 poin utama atau intruksi dengan banyak turunanya.

Pada poin ke-6 tentang fasilitas kesehatan dimana pembiayaan penanganan kasus Covid-19 ditanggung pemerintah. Ada yang ditanggung oleh pemerintah pusat dan ada yang ditanggung pemerintah daerah.

Bagi pasien dalam pengawasan yang dirawat di rumah sakit rujukan yang ditunjuk, maka biaya rumah sakit ditanggung oleh Kementrian Kesehatan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kemudian bagi pasien yang dirawat selain rumah sakit rujukan yang ditunjuj, maka pembiayaan rumah sakit ditanggung oleh APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Kota Bogor sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. (DD/OL-09)

Baca Juga

MI/John Lewar

Bupati Manggarai Barat Serukan Gunakan Masker, Warga: Stok Kosong

👤John Lewar 🕔Selasa 07 April 2020, 21:08 WIB
"Sudah diimbau ke seluruh masyarakat. Karena virus ini bisa menyerang melalui pernafasan,"...
MI/Reza Sunarya

Pemkab Subang Temukan Kasus Pertama Positif Covid-19

👤Reza Sunarya 🕔Selasa 07 April 2020, 21:05 WIB
PEMERINTAH Kabupaten Subang, Jawa Barat mengkonfirmasi  1 pasien positif korona pertama di sana. Pasien merupakan warga  Subang...
ANTARA/ANDREAS FITRI ATMOKO

Kemenag Yogyakarta Siapkan Panduan Ibadah dari Rumah saat Ramadan

👤Antara 🕔Selasa 07 April 2020, 20:57 WIB
Sejalan dengan imbauan dari berbagai organisasi Islam besar yang ada di Indonesia seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama yang mengimbau...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya