Sabtu 14 Maret 2020, 10:25 WIB

Jangan Gunakan Isu Agama untuk Politik

Ind/P-1 | Politik dan Hukum
Jangan Gunakan Isu Agama untuk Politik

MI/MOHAMAD IRFAN
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD

 

INDONESIAN Conference on Religion and Peace (ICRP) mengajak seluruh pihak untuk tidak lagi menggunakan isu-isu agama dalam melanggengkan kepentingan politik dan kekuasaan. ''Kita juga menyadari bahwa warna politik di dalamnya sangat kuat. Setiap isu yang terkait macam ini dengan gampang ditelusuri di baliknya ialah kepentingan pilkada, kepentingan untuk mendapatkan suara yang banyak,'' kata Sekjen ICRP Johannes Haryanto.

Hal tersebut dia sampaikan seusai bertemu Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD, kemarin. Keduanya membahas beberapa kasus intoleransi yang belakangan terjadi di Indonesia.

Sosok yang akrab disapa Romo Haryanto itu menilai dalam banyak kasus intoleransi, kalangan minoritas biasanya akan menjadi korban. ''Ini kan praktik politik kanibal. Ini yang kita dorong supaya mari kita tinggalkan itu. Kita angkat ke permukaan,'' ujarnya.

Menurut dia, praktik politik semacam itu yang menggunakan isu agama jika dibiarkan akan mencoreng kesucian agama. ''Kan akhirnya yang diperalat agama, yang mendapat muka buruk itu agama. Padahal, yang diperjuangkan kepentingan politik satu kelompok.''

Oleh karena itu, ia juga mengajak masyarakat untuk lebih berpikir jernih dalam menghadapi berbagai persoalan, terutama yang berkaitan dengan intoleransi agama.

Mahfud menekankan dalam intoleransi persoalannya bukan terletak pada jumlah pemeluk, baik mayoritas maupun minoritas, dan ajaran agamanya. ''Tetapi, setiap orang berhak beragama dan negara harus melindungi hak itu untuk melaksanakan ibadah,'' ucapnya menegaskan.

Namun, diakui dia, masih saja ada segelintir orang yang memiliki pola pikir soal mayoritas dan minoritas. ''Karena Anda kecil, Anda harus begini, begitu. Mindset seperti itu masih ada, contohnya, izin mendirikan bangunan (IMB),'' katanya.

Mungkin ada lebih dari 90% masjid tanpa IMB dan tidak satu pun dipersoalkan, tapi pembangunan rumah ibadah lainnya dipersoalkan IMB-nya. ''Ini kan asimetris. Kita sudah menyampaikan itu, mengapa tidak diputihkan sajalah, ya. Semua rumah ibadah yang sudah ada, apa pun itu diberikan IMB.'' (Ind/P-1)

Baca Juga

Medcom.id/ Ilham Wibowo

Polisi Tangkap Pelaku Penghina Jokowi

👤tri/P-5 🕔Selasa 07 April 2020, 07:45 WIB
Dari hasil pemeriksaan, motif tersangka adalah menyebarluaskan paham yang diyakininya, yang ini beberapa paham yang...
PARLEMEN/MARIO

Pangeran Khairul Saleh Gantikan Mulfachri

👤Pro/Ant/P-5 🕔Selasa 07 April 2020, 07:40 WIB
Pangeran menggantikan Mulfachri Harahap berdasarkan keputusan Ketua Fraksi PAN Hanafi Rais dan Sekretaris Fraksi PAN Ahmad...
Dok Kementerian PUPR

Dana Ibu Kota Baru untuk Lawan Korona

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Selasa 07 April 2020, 07:30 WIB
Komisi II meminta pemerintah mengalihkan dana pembangunan ibu kota negara baru untuk penanganan pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya