Sabtu 14 Maret 2020, 10:15 WIB

Kaderisasi NasDem Dinilai yang Terbaik

Van/Cah/P-3 | Politik dan Hukum
Kaderisasi NasDem Dinilai yang Terbaik

MI/ADAM DWI
Kurnia, moderator Margi Syarif, dan Waketum Partai Gerindra Arief Poyuono saat Diskusi Political Outlook 2024, di Jakarta, kemarin

 

SEJUMLAH partai politik di Indonesia tidak memiliki kader yang menonjol. Hal itu dipengaruhi proses rekrutmen kader yang belum berjalan secara baik dan benar.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, salah satu parpol yang mempunyai tingkat kaderisasi terbaik ialah NasDem. Proses rekrutmen kader di partai itu dilakukan secara reguler dan merata.

"Kalau boleh menguji, Partai NasDem-lah yang kaderisasinya baik karena mereka melakukan secara berjenjang atau reguler. NasDem punya pengaderan reguler sehingga terlihat jadi bagus," ungkapnya di Jakarta, kemarin.

Dijelaskannya, kaderisasi yang dilakukan secara reguler di NasDem memungkinkan munculnya tokoh-tokoh muda. Selain itu, kekuatan di dalam internal partai pun terlihat merata dengan sejumlah tokoh yang terlibat di pemerintahan, legislatif, hingga pemimpin daerah.

"Kemudian, Surya Paloh tidak muncul sebagai one man show di NasDem, tapi (partai) yang lain justru mempraktikkan oligarki di partai," imbuhnya.

Di sisi lain, elektabilitas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melesat menduduki urutan teratas dalam kancah Pilpres 2024. Dia mengalahkan elektabilitas nama lain, seperti mantan pasangannya di Pilpres 2019 Sandiaga Salahudin Uno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Managing Director Cyrus Network Eko Dafid Afianto di Jakarta, kemarin, menuturkan Prabowo memiliki elektabilitas tertinggi untuk simulasi 21 nama dan 7 nama.

Dalam simulasi dengan tujuh nama, Prabowo menempati peringkat satu dengan 23,8%, Sandiaga Uno (18,8%), Ganjar Pranowo (13,2%), Anies Baswedan (13%), Ridwan Kamil (8,2%), Khofifah Indar Parawansa (5,8%). Adapun tidak menjawab (3,2%), belum memutuskan (8,8%), dan tidak memilih (2,2%).

Dafid menjelaskan, Prabowo menjadi capres terkuat sementara dalam semua simulasi, baik yang melibatkan nama Jokowi maupun yang tidak.

"Elektabilitas Prabowo yang memiliki portofolio pemerintahan naik hampir 8 poin jika dibandingkan dengan Juli 2019. Dalam survei Juli 2019, Prabowo ada di peringkat tiga dengan 16% di bawah Sandiaga dan Anies," paparnya. (Van/Cah/P-3)

Baca Juga

Antara/Iggoy el Fitra

Ada 9 Hal Baru dalam Pemungutan Suara Pilkada 2020, Apa Saja?

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 14:28 WIB
Mengingat pesta demokrasi berlangsung di tengah pandemi, sehingga dibutuhkan penyesuaian untuk mencegah penyebaran...
ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Mobil RI-2 Isi BBM dari Jeriken, Ini Penjelasan Setwapres

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 12:43 WIB
Pengisian BBM dari jeriken dilakukan karena tidak adanya SPBU yang memiliki BBM sesuai kriteria mobil...
ANTARA FOTO/Saptono

Kepala BNPT: Cegah Penyebaran Radikalisme di Perusahaan Swasta

👤Antara 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 12:34 WIB
Kepala BNPT mengatakan radikalisme sebagai suatu paham berpotensi mendorong pada aksi kekerasan dan terorisme yang telah menggunakan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya