Sabtu 14 Maret 2020, 09:50 WIB

Aktifkan Gerakan Berantas Sarang Nyamuk

Tim Media/X-7 | Humaniora
Aktifkan Gerakan Berantas Sarang Nyamuk

ANTARA/KORNELIS KAHA
Petugas medis dari TNI-AD menginfus balita yang dirawat akibat demam berdarah (DB) di Puskesmas Nita di Kecamatan Nita, Sikka, NTT, kemarin.

 

GERAKAN pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dinilai efektif dalam upaya mencegah merebaknya kasus demam berdarah (DB) di Indonesia.

“Untuk itu kita ingin kembali menggerakkan PSN. Menghi­langkan jentik-jentik nyamuk (larva) Aedes aegypti dianggap lebih mudah daripada mengendalikan saat sudah menjadi nyamuk dewasa,” kata Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin kepada media, di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, kemarin.  

Menurut Wapres, kegiatan 3 M, yakni menutup, mengubur, dan menguras di kalangan masyarakat mulai lemah. “Nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor pembawa penyakit DB kan berkembang biaknya di genangan air bersih di sekitar lingkungan kita,” tambah Ma’ruf Amin.

Terkait penanganan kasus DB di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), lanjutnya, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, sudah mengirim tenaga medis tambahan.

Sementara itu, seiring meningkatnya laporan kasus DB di banyak daerah, gerakan bersih-bersih pun dilakukan. Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, misalnya, melakukan ­penyuluhan dan menyebarkan jumantik, khususnya ke daerah-daerah yang tinggi kasus ­­DB-nya.  

Seperti diketahui, Kecamatan Kalideres menduduki peringkat tertinggi di Jakarta atas penularan virus dengue. Diikuti Kecamatan Kembangan, dan Grogol Petamburan.

“Pihak kelurahan juga sudah monitoring rumah dan diharapkan jumantik akan selalu ada. Apabila masyarakat mengalami gejala DB, segera ke puskesmas atau rumah sakit terdekat,” ujar Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Kristi Wathini.

Gerakan PSN juga dilakukan pihak Dinkes Kota Sukabumi, setelah kasus DB di kota tersebut meningkat menjadi 287, dan dua di antaranya meninggal dunia. Hal yang sama dilakukan di Tasikmalaya. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Berli Hamdani, hingga kemarin, terdapat 4.600 korban di wilayahnya. Bahkan, 16 di antaranya harus meregang nyawa karena terlambat mendapatkan fasilitas pengobatan yang memadai.

“Kami terus menyosialisasi­kan gerakan hidup bersih melalui gerakan satu rumah satu jumantik. Cara ini diyakini ampuh karena terdapat kader yang fokus terhadap persoalan ini,” ujarnya.

Gerakan PSN dan ­kampanye pola hidup bersih melalui ­gerakan 3M juga dilakukan di Lampung yang kasus DB-nya meningkat signifikan selama 2020, yakni hingga 1.406 kasus dan 10 di antaranya meninggal dunia.
 
Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat Achmad Syaifuddin mengklaim kasus DB di daerahnya hingga Januari 2020 justru turun. Diakuinya, kunci pencegahan DB ada pada 3M. (Tim Media/X-7)

Baca Juga

ANTARA/AHMAD SUBAIDI

Demam Berdarah masih Harus Diwaspadai

👤Media Indonesia 🕔Rabu 01 April 2020, 02:30 WIB
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan agar masyarakat tidak hanya terpaku pada pandemi covid-19, tapi juga tetap mewaspadai ancaman...
ANTARA/Arif Firmansyah

Langka, Penyandang Disabilitas Produksi Masker

👤Media Indonesia 🕔Rabu 01 April 2020, 01:00 WIB
Para penyandang disabilitas penerima manfaat (PM) di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BRSPDF) Wirajaya, Makassar,...
ANTARA /HARVIYAN PERDANA PUTRA

Dorong Keterbukaan untuk Putus Mata Rantai

👤Atikah Ishmah Wahyu 🕔Rabu 01 April 2020, 00:30 WIB
Keterbukaan informasi pasien positif covid-19 dapat berguna untuk meningkatkan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya