Sabtu 14 Maret 2020, 09:45 WIB

Satgas Nasional Kesehatan Harus Dibentuk Untuk Pertahanan Negara

Supardji Rasban | Nusantara
Satgas Nasional Kesehatan Harus Dibentuk Untuk Pertahanan Negara

MI/Supardji Rasban
Anggota Komisi IX DPR RI, Dewi Aryani (berhijab kuning) meminta pemerintah membentuk satgas nasional kesehatan.

 

WABAH penyebaran virus korona makin meluas dan menelan korban jiwa makin banyak. Koordinasi Kementrian Kesehatan (Kemenkes) dalam menangani kasus penyebaran virus korona atau Covid-19 dinilai belum maksimal. Perlu segera dibentuk Satgas Nasional lintas Kementerian sebagai sarana koordinasi lintas sektor secara nasional.
     
Hal itu disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI, Dewi Aryani, usai menjadi nara sumber pada Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Gedung Az Zahra, Desa Suradadi, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat (13/3). Dewi Aryani menyebut saat ini Satgas Nasional lintas Kementrian sebagai sarana koordinasi lintas sektor secara nasional, belum juga dibentuk pemerintah.

"Jangan sampai keterlambatan ini menjadi indikasi akan jebolnya sistem pertahanan negara di bidang kesehatan," ucap Dewi Aryani.

Dia mengingatkan rakyat sehat, negara kuat jangan hanya jadi slogan. Segera realisasikan dalam sistem penanganan berbagai penyakit secara konprehensif. Apalagi sekarang seluruh dunia sedang menuju krisis global akibat dampak wabah Covid-19.

baca juga: Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 200 Kg Sabu
     
"Rakyat sehat, negara kuat jangan hanya jadi slogan. Pemerintah harus merealisasikan dalam sistem penanganan berbagai penyakit secara konprehensif," pinta anggota Dewan dari Dapil IX Jawa Tengah yang wilayah kerjanya meliputi Kabupaten/Kota Brebes dan Tegal tersebut. Dalam sosialisasi tersebut, Dewi Aryani menerangkan cara mencegah
terpapar virus korona yang paling mudah adalah sering mencuci tangan, dan menggunakan masker jika sedang berada di tempat keramaian. (OL-3)

 

Baca Juga

Mi/Ignas Kunda

Bawaslu Ngada Pantau Pergerakan ASN

👤Ignas Kunda 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 09:35 WIB
Bawaslu Ngada memantau pergerakan sejumlah ASN yang hadir di saat paslon berkampanye, sekaligus mengumpulkan bukti untuk bukti...
MI/Agus Utantoro

Program Mbangun Dusun Nganti Wangun Dinilai Realistis

👤Agus Utantoro 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 09:19 WIB
Program Membangun dusun nganti wangun ini akan didukung dengan anggaran Rp100 juta per dusun setiap tahunnya yang diambil dari APBD...
Ilustrasi

Libatkan ASN, Petahana Pilkada Dumai Ditetapkan Tersangka

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 08:41 WIB
Petahana calon Wali Kota Dumai nomur urut 2 yang juga Wakil Wali Kota Dumai Eko Suharjo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya