Sabtu 14 Maret 2020, 06:40 WIB

Surakarta KLB Korona, Sekolah Diliburkan Mulai Senin

Widjajadi | Nusantara
Surakarta KLB Korona, Sekolah Diliburkan Mulai Senin

MI/Widjajadi
Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menyatakan wilayahnya KLB korona dan meliburkan sekolah selama 14 hari.

 

WALI KOTA Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengambil langkah-langkah khusus dalam upayanya memgantisipasi penyebaran wabah corona yang sudah mulai menimpa warganya mulai Jumat malam (13/3). Kebijakan pertama yang diambil adalah menetapkan sergapan Covid-19 yang telah menjangkiti dua warganya, dan satu di antaranya meninggal dunia. Kejadian ini dianggap sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Penetapkan Solo KLB virus korona itu diputuskan melalui rapat koordinasi antisipasi korona dengan sejumlah pimoinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di rumah dinas Loji Gandrung.

"Besok pagi (Sabtu,14/3) sudah kita keluarkan surat itu," tegas Walikota Rudy.

Kebijakan lain yang diambil sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus dari Wuhan Tiongkok itu, dengan penghentian gelaran Car Free Day (CFD) setiap Minggu pagi sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Pemkot Surakarta meliburkan kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di sekolah jenjang TK, SD dan SMP/MTs baik negeri maupun swasta, mulai Senin (16/3) hingga 14 hari kedepan, dan  memberikan kesempatan siswa belajar di rumah.

"Sementara untuk SMA/SMK diliburkan setelah ujian selesai. Dengan catatan kegiatan PHBS tetap harus dilaksanakan," tandas Rudy.

Bahkan masih di sektor pendidikan, dalam upaya menghindarkan kerumunan masa, kegiayan study tour sekolah ditiadakan.

"Sambil menunggu perkembangan lebih lanjut," imbuh Rudy.

baca juga: Kebiasaan Bersalaman Ditiadakan di Makassar

Masih banyak kegiatan yang ditiadakan, dalam upaya mengantisipasi merebaknya virus korona, di antaranya penghentian pagelaran kesenian, seperti pentas Wayang Orang Sriwedari dan Ketoprak Balekambang. Bahkan kegiatan olahraga di GOR Manahan dan Sriwedari juga dihentikan. Tidak luput, kegiatan destinasi wisata dan transportasi pariwisata juga ditutup.

"Upacara bendera dan apel bersama di Balaikota juga ditiadakan. Kunker dinas, rapat musrenbang juga. Dan tidak perlu lagi ada cipika cipiki," pungkas walikota dua periode ini. (OL-3)

 

Baca Juga

MI/Agus Utantoro

DIY Tambah Dua Laboratorium untuk Tes Covid-19

👤Ardi Teristri Hardi 🕔Rabu 08 April 2020, 17:55 WIB
Mulai  Selasa (7/4),  tes Covid-19 di DIY dilaksanakan di Laboratorium  RSUP Sardjito dan Laboratorium di Universitas Gadjah...
istimewa

Rapat Senyap DPRD Rote Ndao Hasilkan Keputusan Ilegal

👤Aries Wijaksena 🕔Rabu 08 April 2020, 17:50 WIB
Kami sangat keberatan bila mereka menggunakan keputusan yang tidak sesuai mekanisme...
Dok.Pemkot Tasikmalaya

Ditemukan 59 Pasien Covid-19 tanpa Gejala di Tasikmalaya

👤Adi Kristiadi 🕔Rabu 08 April 2020, 17:15 WIB
TIM Krisis Center Covid-19 Kota Tasikmalaya menemukan pasien virus korona baru (Covid-19) sebanyak 59 orang tanpa gejala (OTG). Mereka...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya