Jumat 13 Maret 2020, 23:10 WIB

Presiden Bentuk Tim Reaksi Cepat Tanggulangi Pandemi Covid-19

Ant | Humaniora
Presiden Bentuk Tim Reaksi Cepat Tanggulangi Pandemi Covid-19

Ist
Petugas BIN saat melakukan melakukan penyemprotan disenfectan di sejumlah lokasi berpotensi terpapar Korona di Bandara Soetha

 

PRESIDEN Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah telah mengambil sejumlah langkahs serius guna meminimalisasi wabah virus Korona.

Pemerintah, tandasnya, telah membentuk satu tugas atau tim reaksi cepat untuk menangani penyebaran virus Covid-19. Task Force atau satuan gugus tugas tersebut dipimpin oleh Kepala BNPB Doni Manado dibantu Kementerian Kesehatan, TNI/Polri, dan Badan Intelijen Negara (BIN).

"Tim reaksi cepat dibentuk dipimpin ka BNPB Pak Doni dan disiagakan RS tipe A," kata Presiden di Bandara Soekarno-Hatta,  Jakarta, Jumat, (13/3).

Salah satu tugas tim ini menelusuri orang-orang yang kontak langsung dengan pasien yang positif terinfeksi virus korona baru. Termasuk menjaga pintu masuk Indonesia baik jalur darat, laut, ataupun udara. 

"Untuk menjaga pintu negara kita miliki 135 pintu gerbang baik darat laut udara, airport protokol keamanan dan kesehatan disiapkan seperti yang kita lihat mitigasi kondisi disiapkan dengan cepat dan sebaik-baiknya," kata mantan Wali Kota Solo itu.

Kemudian, alat untuk memeriksa spesimen dari para pasien yang diduga terinfeksi Covid-19 disebut Presiden sudah memadai. Bahkan, Presiden mengatakan, 10.000 alat pengecekan tambahan akan segera diserahkan kepada Kementerian Kesehatan.

Dalam mengantisipasi pandemi virus Korona, Presiden juga melibatkan BIN.

Lembaga tersebut terlibat dalam proses contac tracing, serta kegiatan antisipasi lainnya.

Seperti yang terlihat di Bandara Soekarno Hatta, sejumlah petugas BIN turut dalam kegiatan  penanggulangan penyebaran Corona dengan  melakukan penyemprotan disenfectan di sejumlah lokasi berpotensi terpapar Korona.

"Setiap klaster baru tim reaksi kita pasti langsung masuk dibantu intelijen BIN, Polri dan TNI, setiap ada yang baru pasti langsung bergerak," tandasnya.

Kasus positif Covid-19 melonjak dua kali lipat, dari 34 orang bertambah menjadi 35 orang dan kini menjadi 69 orang. 

Jokowi pun mengajak seluruh komponen bangsa untuk bahu-membahu menanggulangi penyebaran Covid-19. ”Saya mengajak seluruh komponen bangsa bersama-sama bekerja keras, memberikan dukungan, memberikan energi positif kita, menyatukan upaya dan tekad melawan virus korona ini," pungkasnya. (OL-8).
 

Baca Juga

Istimewa

Mumpung Di Rumah Saja, Saatnya Mengasah Kemampuan Berbisnis

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 April 2020, 08:22 WIB
Danar mengajak para pelaku UMKM, terutama kaum milenial yang saat ini sedang terdampak usahanya untuk memanfaatkan platform online...
MI/TRI SUBARKAH

Aduh, Ini mah Malah Tambah Penyakit

👤Tri Subarkah/X-7 🕔Selasa 07 April 2020, 07:20 WIB
Para pasien beserta pendamping mereka antre proses screening saat berobat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta,...
Ebet

Polusi Udara Tingkatkan Risiko Demensia

👤Daily Mail/Nur/X-3 🕔Selasa 07 April 2020, 06:20 WIB
Kami dapat menemukan 364 kasus demensia. Kami mengamati bahwa mereka yang menderita demensia terpapar pada tingkat polusi udara yang lebih...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya