Sabtu 14 Maret 2020, 00:20 WIB

Praveen/Melati Menatap Laga Puncak

Deden Muhamad Rojani | Olahraga
Praveen/Melati Menatap Laga Puncak

ANTARA FOTO/Nafi-Humas PBSI
Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Melati Daeva Oktavianti (kanan) dan rekannya Praveen Jordan mengembalikan kok ke arah lawannya.

PRAVEEN Jordan/Melati Daeva Oktavianti sukses merebut satu tempat di semifinal ganda campuran turnamen bulu tangkis All England yang berlangsung di Birmingham, Inggris. Di perempat final kemarin, Praveen/Melati tampil luar biasa untuk ­menyingkirkan unggulan dua asal Tiongkok, Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping, rubber game dengan skor 15-21, 21-19, 21-19 dalam waktu 72 menit.

Ini menjadi kemenangan kedua beruntun Praveen/Melati atas Wang/Huang setelah meraih kemenangan pada pertemuan terakhir di Denmark Terbuka 2019. Di semifinal, Praveen/Melati yang merupakan unggulan lima akan menghadapi pasangan Inggris, Marcus Ellis/Lauren Smith.

“Dari gim pertama sebenarnya kami sudah in, strateginya sudah benar, tapi setelah poin 11 kami terbawa permainan mereka. Setelah itu ketinggalan dan agak susah mengejar,” ungkap Praveen seperti dikutip badminton.org.

Di gim pertama, Praveen/Melati memang agak sulit mengembangkan permainan menghadapi ganda Tiongkok tersebut. Akibatnya, ganda campuran terbaik Indonesia saat ini tersebut menyerah 15-21 dalam waktu tidak terlalu lama.

Namun, di gim kedua, Praveen/Melati mampu keluar dari tekanan dan merebut gim kedua dengan 21-19. Dengan kepercayaan diri yang makin tinggi, Praveen/Melati akhirnya memenangi pertandingan setelah kembali menang 21-19 di gim ketiga.

“Gim pertamanya sudah kalah, terus gim kedua juga ketinggalan 10-18, itu kami sudah kebawa pola mereka. Untungnya kami bisa keluar dari tekanan mereka dan berhasil menang di gim kedua. Di gim ketiga pun kami sudah mengatur ritme walaupun sempat terkejar,” kata Praveen.

Tentang laga melawan Marcus/Lauren, Praveen menegaskan tidak akan terbebani. Bersama Melati, ia menyatakan akan mencoba menikmati pertandingan.   

“Buat besok (hari ini) kami mau lebih enjoy lagi karena sudah semifinal, semua ada kesempatan menang. Jadi, kami enggak mau mikirin terlalu jauh. Tapi mau kasih yang terbaik saja pertandingan demi pertandingan,” tutur Praveen.

Tersingkir

Sukses Praveen/Melati tidak diikuti Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja. Langkah Hafiz/Gloria terhenti di perempat final setelah gagal melewati unggulan tiga asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai. Hafiz/Gloria yang menjadi unggulan delapan kalah dua gim langsung dengan skor 17-21, 11-21 hanya dalam waktu 37 menit.

Melansir laman BWF, kedua ganda campuran tersebut sudah pernah bertemu pada empat turnamen sebelumnya. Dari keempat pertemuan itu, Hafiz/Gloria tak sekalipun menang dari pasangan Thailand yang kini menempati peringkat tiga dunia tersebut.

Sementara itu, di nomor ganda putra, Indonesia berpeluang besar meloloskan dua wakil ke semifinal. Hingga berita ini diturunkan, pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang merupakan unggulan utama dan Mohammad Ahsan/Henda Setiawan yang merupakan unggulan dua, belum memainkan laga perempat final. (R-1)

Baca Juga

AFP/Rudy Carezzevoli

Alpha Tauri Pertahankan Gasly untuk Musim 2021

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 08:54 WIB
Pengumuman tersebut mengakhiri rumor yang menyebut Gasly akan berpaling ke Red Bull Racing untuk menggantikan Alex Albon setelah peforma...
AFP/HELMUT FOHRINGER / APA

Tsitsipas Tampil Gemilang di Wina Terbuka

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 08:00 WIB
Juara bertahan ATP Finals itu hanya membutuhkan waktu 1 jam 52 menit untuk menyingkirkan Struff dengan skor akhir 6-7 (3), 6-3, dan...
AFP

Arab Saudi Disiapkan Untuk Debut F1 pada 2021

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 07:37 WIB
Arab Saudi disiapkan menjadi tuan rumah Grand Prix Formula 1 untuk pertama kalinya tahun depan dengan balapan di sirkuit jalan raya kota...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya