Jumat 13 Maret 2020, 15:54 WIB

Program Jangka Panjang Kementan Menjanjikan Bagi Akademisi

mediaindonesia.com | Ekonomi
Program Jangka Panjang Kementan Menjanjikan Bagi Akademisi

DOK KEMENTAN
Mentan SYL saat melepas ekspor komoditas larva kering ke Inggris.

 

Wakil Dekan I Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Sujarwo menilai, sektor pertanian kini memiliki program jangka panjang yang sangat baik, apalagi Mentan Syahrul Yasin Limpo memiliki pengalaman birokrasi selama kurang lebih 25 tahun.

"Menurut saya, pak Mentan melihat pertanian kita dalam perspektif jangka panjang. Terlihat dari upaya memotret pertanian existing sebaik-baiknya dengan memanfaatkan IT dan updating data yang lebih akurat melalui garda paling ujung yaitu BPP dan penyuluhnya," kata Sujarwo, Jumat, (13/3).

Menurutnya, updating dan perbaikan akurasi data sangat penting dilakukan, mengingat lahan pertanian yang semakin mengecil akibat alih fungsi lahan. Tercatat, tahun 1970-an rata-rata lahan per petani kurang lebih sekitar 0,85 ha. Sedangkan saat ini lahan yang ada semakin menyempit sampai sekitar 0,3 ha per petani.

Baca Juga: Gratieks, Ekosistem Pertanian Modern

"Namun hal tersebut harus dilakukan secara simultan diikuti dengan implementasi industri 4.0 di pertanian melalui korporasi pertanian dan petani muda pertanian," katanya.

Menurut Sujarwo, kunci keberhasilan dalam mengatasi masalah ini adalah kemampuan pemerintah membentuk suatu mechanism design, sehingga para petani mau berkorporasi atas kesadarannya sendiri, terbangun kelembagaan lokal untuk membentuk economies of scale, serta wadah improvement teknologi dan informasi pasar.

"Pemerintah menguatkan linkages dengan Perguruan Tinggi dan lembaga terkait lainnya dalam membangun kelembagaan lokal petani, sehingga berkemampuan dalam berkolaborasi dengan sektor industri dalam equal bargaining position dan atau berkemampuan dalam melakukan upaya penciptaan nilai tambah secara mandiri atas usaha produksi pertaniannya," terangnya.

Baca Juga: Kementan Gandeng Mahasiswa dan Kampus Pertanian di Seluruh Indonesia

Selain itu, ia juga mengapresiasi upaya Kementan dalam meningkatkan ekspor produk pertanian. Melalui program Gerakan Tiga Kali Ekspor (GratiEks) diharapkan mampu menjadi pendobrak nilai ekspor pertanian di mancanegara.

"Terlebih juga dengan dorongan ekspor dari Kementan, saya kira sangat strategis didorong untuk mengangkat daya saing produk pertanian nasional dan lebih aware atas peluang pasar yang lebih luas," tutupnya. (RO/OL-10)

Baca Juga

Antara

Menteri Perindustrian Keluarkan Surat Edaran Operasional Pabrik

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 08 April 2020, 16:09 WIB
Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Operasional Pabrik Dalam Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat...
Antara/Rosa Panggabean

BI: Global Bond Bisa Perkuat Cadangan Devisa

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 08 April 2020, 15:15 WIB
Hal itu ditegaskan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. Posisi cadangan devisa per Maret tercatat US$ 121...
Istimewa/Kemenkop UKM

Kemenkop dan UKM Lantik Pejabat Sesuai Protokol Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 April 2020, 14:37 WIB
Menkop dan UKM Teten Masduki mengatakan pelantikan kali ini sebagai upaya konsolidasi internal dalam mengelola Koperasi dan UMKM khususnya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya