Jumat 13 Maret 2020, 14:15 WIB

Dua Pemuda Punk Diringkus Polsek Tambora

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Dua Pemuda Punk Diringkus Polsek Tambora

Antara
Razia penertiban anak punk di Aceh

 

Kepolisian Sektor Tambora Polres Metro Jakarta Barat mengamankan dua pemuda dengan latar belakang Punk, yaitu YS (25) dan RI (26). Keduanya ditangkap lantaran diduga memiliki satu paket berisikan ikat pinggang dengan aksesori selongsong peluru dengan anak peluru tanpa isian mesiu.

"Kita amankan dua pelaku tersebut untuk dimintai keterangan," ujar Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh, Jumat (13/03).

Iver menyampaikan selain mengamankan pelaku, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 126 buah selongsong dengan anak peluru kaliber 7,62 mm (tanpa isian mesiu) dan 65 buah selongsong peluru kaliber 7,62 mm tanpa anak peluru.

Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Suparmin mengetahui info awal tersebut dari anggota Babinsa ketika seorang inisial YS membeli ikat pinggang dengan aksesori selongsong peluru melalui seseorang di Akun Facebook Gimbal Rebel Riot senilai total Rp1,5 juta.

Baca juga: Polisi Dalami Kepemilikan Peluru Pengemudi Lamborghini

Dalam pesan tersebut tertulis YS memberikan alamat tujuan pengiriman paket ke tempat kerja isterinya di rumah konveksi yang ada di Jembatan Besi Tambora, Jakarta Barat. Kemudian Babinsa mendapatkan informasi tentang adanya kiriman paket berisi peluru dari seseorang yang diantar ke sebuah rumah konveksi di wilayah Jembatan Besi Tambora melalui jasa pengiriman cepat.

"Setelah dilakukan pengecekan oleh anggota, ternyata benar, salah seorang karyawan konveksi di Jembatan Besi menerima paket yang dialamatkan kepada temannya bernama RI," ujar Suparmin.

Petugas kepolisian lalu melakukan penggeledahan di rumah kontrakannya, tapi tidak menemukan benda-benda berbahaya. Namun, setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya mengamankan YS dan RI ke Mapolsek Tambora untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Kami masih memintai keterangan terkait kepemilikan tersebut apakah ada kaitannya dengan jaringan peredaran senjata api dan peluru, serta jaringan pelaku kekerasan atau teror. Untuk keduanya juga kita lakukan tes urine dengan hasil YS positif, sedangkan RI negatif," ujarnya. (OL-14)

Baca Juga

ANTARA

Pemkab Bogor Terus Lakukan Upaya Atasi Masalah Banjir

👤Dede Susianti 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 21:02 WIB
BBWS dan Kementerian PUPR diharapkan segera menyelesaikan persoalan Kali Cikeas dan Cileungsi, karena keduanya berada di Kabupaten Bogor,...
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Kepulan Asap Masjid Istiqlal Akibat Kabel Listrik Terbakar

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 20:45 WIB
Kepulan asap sempat keluar di depan Masjid Istiqlal akibat adanya kabel listrik yang ditanam di bawah tanah terbakar pada Minggu (25/10)...
ANTARA

Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Libur Panjang

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 16:29 WIB
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menyiapkan rekayasa lalu lintas mengantisipasi kepadatan kendaraan selama puncak arus mudik libur...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya