Kamis 12 Maret 2020, 17:50 WIB

Belanja Online Jadi Alternatif Kurangi Risiko Sebaran Virus

mediaindonesia.com | Humaniora
Belanja Online Jadi Alternatif Kurangi Risiko Sebaran Virus

Ilustrasi/Medcom
Ilustrasi belanja secara online.

 

PASIEN positif terinfeksi virus korona tipe baru atau Covid-19 terus bertambah di Indonesia. Perlu diketahui, hingga Kamis (11/3), pasien positif Covid-19 terus bertambah. Total, menjadi 34, yang sebelumnya tercatat 27 pasien positif terinfeksi Covid-10.

"Sehingga hari ini ada penambahan sejumlah tujuh pasien," ucap juru bicara pemerintah untukpPenanganan Covid-19, Achmad Yurianto, di Jakarta.

Semua pasien itu disebut Yuri, adalah kasus impor atau imported case. Kasus impor merupakan pasien yang tertular Covud-19 di luar Indonesia. Tujuh pasien baru itu memiliki kode nomor 28 sampai nomor 34.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Yuri menyebutkan ada seorang pasien positif yang meninggal dunia, yaitu pasien nomor 25.

Selain itu, terdapat dua pasien yang sembuh, yaitu nomor 06 dan nomor 14. Dua pasien yang sembuh itu akan disiapkan untuk dipulangkan. Dengan rincian itu, saat ini pasien yang masih positif berjumlah 31 orang.

Dengan terus bertambah kasus infeksi virus korona, untuk menekan penyebaran virus korona, banyak cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah tidak berada di sebuah titik yang banyak kerumunan orang, yaitu tempat pusat perbelanjaan.

Kebutuhan harian tidak bisa dipungkiri harus dipenuhi. Di tengah maraknya isu korona, ada cara mudah dan cepat untuk berbelanja melalui aplikasi online

"Berkaitan dengan isu kesehatan global yang saat ini terjadi, Tokopedia terus melakukan edukasi bagi para penjual untuk memastikan berbagai produk kesehatan yang dijual dalam platform kami sesuai dengan harga pasaran," kata VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, Jakarta, Kamis (12/3). 

Mengingat berbelanja online saat ini menjadi alternatif untuk mengurangi risiko penyebaran virus di tempat ramai. 

"Platform teknologi seperti Tokopedia juga memungkinkan masyarakat bertransaksi menggunakan uang elektronik dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," tambahnya. 

Hal ini sejalan dengan upaya mengurangi penggunaan uang tunai demi mencegah perpindahan virus atau bakteri penyebab berbagai penyakit.

"Kami melihat kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan semakin meningkat akhir-akhir ini. Terbukti dengan adanya peningkatan transaksi di kategori kesehatan. Maka demi memudahkan masyarakat mendapatkan produk kesehatan, mulai dari vitamin, antiseptik, masker mulut, perlengkapan dan peralatan kesehatan lain, bahkan hand sanitizer buatan para kreator lokal, sesuai kebutuhan dan lebih efisien, Tokopedia mengadakan kampanye peduli sehat," paparnya.

Selain mengantisipasi keadaan dengan menyetok produk kesehatan sesuai kebutuhan, Tokopedia juga menyarankan masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dengan menjalankan pola makan sehat, istirahat dan olahraga cukup, serta menjaga kebersihan secara rutin.(RO/OL-09)

 

Baca Juga

MI/Ramdani

Ussy Sulistiawaty Bagikan Hand Sanitizer Gratis

👤MI 🕔Sabtu 04 April 2020, 01:00 WIB
PRESENTER Ussy Sulistiawaty, 38, menunjukkan kepedulian sosial di tengah wabah virus korona dengan membagi-bagikan hand sanitizer...
AFP

Tom Holland Usir Bosan ala Spider-Man

👤Atikah Ismah Wahyu 🕔Sabtu 04 April 2020, 00:15 WIB
PANDEMI covid-19 yang melanda berbagai belahan dunia membuat masyarakat tinggal di rumah dan melakukan isolasi...
 SKETSA MI/Seno

Sebanyak 2.311 Pekerja Alami PHK Akibat Wabah Covid-19

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 03 April 2020, 21:52 WIB
Dengan begitu Pemerintah pusat melakukan segenap upaya untuk mengatasi hal tersebut salah satunya adalah memberikan pelatihan dalam program...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya