Jumat 13 Maret 2020, 09:15 WIB

Blora Punya Perpustakaan Megah Beragam Fasilitas

Akhmad Safuan | Nusantara
Blora Punya Perpustakaan Megah Beragam Fasilitas

MI/Akhmad Safuan
Blora Librarry yang diresmikan oleh Bupati Blora Djoko Nugroho

 

Meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) dengan menguatkan literasi betul-betul disadari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora. Menyadari ketertinggalan warganya dalam pendidikan membuat Pemkab Blora memacu langkah dengan menyiapkan sekolah dan sarana perpustakaan yang mumpuni.

Ketertinggalan ekonomi selama bertahun-tahun hingga kemiskinan yang mencapai 11%, antara lain disebabkan keterbatasan kemampuan SDM yang berhubungan dengan pendidikan.

Sepanjang perjalanan di daerah ujung timur Jawa Tengah hanya terlihat kawasan hutan karena 50% wilayah Blora merupakan hutan. Ada hutan produksi, hutan rakyat, dan hutan lindung. Secara ekonomi hutan tersebut tidak dapat langsung dinikmati warga.

Keterbatasan ekonomi dan infrastruktur juga menjadi kendala dalam menuntut ilmu, sehingga menjadikan rendahnya kualitas SDM yang ada.

Menyadari hal ini, Pemkab Blora selama lima tahun terakhir melakukan terobosan dalam upaya meningkatkan kemampuan pendidikan warga melalui sekolah formal dan nonformal dengan dukungan infrastruktur yang ada.

Salah satu yang dilakukan adalah memperkaya literasi warga dan memberikan kesempatan luas untuk belajar dengan membangun sarana pendidikan (sekolah) berkualitas. Selain itu, Pemkab Blora juga membangun sebuah perpustakaan yang cukup besar.

"Buku adalah jendela ilmu, maka kami mendorong kemampuan warga dengan menyediakan buku-buku yang berkualitas. Ada ratusan ribu buku di sini dan perpustakaan ini terkoneksi dengan perpustakaan nasional secara digital," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Blora Aunur Rofiq.

Bupati Blora Djoko Nugroho mengaku sangat bahagia dan bangga dengan mulai dibukanya gedung perpustakaan daerah bernama Blora Library ini. Menurutnya, karena perpustakaan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan warga akan ilmu pengetahuan dan literasi lengkap yang sudah puluhan tahun diimpi-impikan.

"Alhamdulillah hanya dalam waktu satu tahun, pembangunan l gedung empat lantai yang dilengkapi dengan fasilitas lift ini sudah bisa digunakan untuk perpustakaan daerah," kata Djoko Nugroho saat meresmikan Blora Library, Kamis (12/3).

Membangun gedung hanya butuh waktu singkat, lanjut Djoko, tapi yang sulit adalah membangun minat baca. Oleh karena itu, gedung baru ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang agar anak-anak tertarik datang. "Ada tempat bermain, kafe, sarana internet gratis dan tentunya buku pustaka yang dibutuhkan. Kalau di Kunden ada Gudang Banyu, di sinilah Gudang Ilmu," tambahnya.

Agar Perpustakaan Daerah ini ramai dan dikunjungi, ujar Djoko, dia pun menyarankan Dinas Perpustakaan Kearsipan Blora untuk merekrut pelajar dari sekolah sekitar sebagai pengelola sirkulasi buku secara bergantian. "Selain itu, perlu adanya regulasi kunjungan siswa sekolah secara rutin ke perpustakaan," papar Djoko.

Blora Library ialah sebuah lompatan besar yang dilakukan Blora. Gedung perpustakaan megah yang dibangun empat lantai berada di Jalan
Rajawali Barat, tepatnya sebelah barat Lapangan Kridosono, Blora. Biaya pembangunannya mencapai Rp10 miliar yang dari bantuan Perpustakaan Nasional melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019

Baca juga: Perpustakaan Nasional Tingkatkan Literasi Masyarakat

Perpustakaan ini memberikan layanan pada hari Senin-Kamis pukul 07.00 - 15.30 WIB, Jumat mulai 06.00-11.30 WIB, dan Sabtu pukul 08.00-15.00 WIB. Setiap lantai mempunyai fungsi layanan yang dapat memenuhi kebutuhan pengunjung.

Lantai satu digunakan untuk ruang layanan sirkulasi dan informasi, layanan media massa, layanan kliping, layanan keanggotaan, layanan OPAC, layanan internet publik wifi acces dan layanan bermain edukasi anak.

Lantai dua dimanfaatkan untuk ruang layanan pengembangan perpustakaan dan Hubungan Antar Lembaga (HAL), layanan internet publik wifi acces dan layanan pojok Blora serta ruang audio visual.

Lantai tiga digunakan sebagai ruang layanan koleksi bahan pustaka, layanan koleksi referensi, layanan pelestarian bahan pustaka, ruang pengolahan bahan pustaka dan layanan internet publik wifi acces.

"Baru kali ini saya menemukan perpustakaan megah dengan beragam fasilitas dan koleksi buku bacaan lengkap, baik yang berbentuk fisik maupun digital," kata Ernawati,23, mahasiswa di Semarang saat berkunjung di Perpustakaan Daerah Blora. (OL-14)

 

Baca Juga

MI/Januari Hutabarat

Petani Tapanuli Utara Diminta tidak Jual Beras ke Luar Daerah

👤Januari Hutabarat 🕔Selasa 07 April 2020, 17:43 WIB
Menurutnya  luas lahan panen padi sawah dan padi gogo di daerah tersebut 2020 49.253,34 hektare dengan produksi gabah kering ...
MI/Palce Amalo

PDP Sembuh di NTT Lima Orang, 18 Sampel Negatif Korona

👤Palce Amalo 🕔Selasa 07 April 2020, 17:39 WIB
"Saat ini ODP yang dirawat enam orang dan PDP yang dirawat sembilan orang,"...
blog.ajengnurbayanti

Puskesmas Kejaksaan Cirebon Buka Pelayanan Daring

👤Nurul Hidayah 🕔Selasa 07 April 2020, 17:35 WIB
PUSKESMAS Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat membuka layanan daring/online. Hal ini untuk mencegah sebaran virus korana (Covid-19) dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya