Kamis 12 Maret 2020, 20:58 WIB

KPK Eksekusi Penyuap Bupati Bengkayang

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
KPK Eksekusi Penyuap Bupati Bengkayang

Antara/Aditya Pradana Putra
Penyuap Bupati Bengkayang Suryadman Gidot, Nelly Margaretha

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi terpidana penyuap Bupati Bengkayang Suryadman Gidot yakni Nelly Margaretha. Nelly yang merupakan pengusaha itu dijebloskan ke Lapas Perempuan Klas II A Pondok Bambu, Jakarta.

"Hari ini KPK telah melaksanakan eksekusi terpidana Nelly Margaretha pemberi suap kepada Suryadman Gidot (Bupati Bengkayang) di Lapas Perempuan Klas II A Pondok Bambu," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis (12/3).

Putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat Nomor: 112/Pid.Sus/TPK/2019/PN.Jkt.Pst pada 2 Maret lalu menjatuhkan pidana penjara terjadap Nelly selama 1 tahun dan 6 bulan serta denda sebesar Rp50 juta subsider 2 bulan kurungan.

Nelly terbukti dan dinyatakan bersalah menyuap Suryadman Gidot untuk mendapatkan paket pekerjaan pengadaan langsung di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemerintah Kabupaten Bengkayang.

Baca juga : Tok! Muchtar Effendi Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Berdasarkan putusan majelis hakim, Nelly terbukti menyuap sebesar Rp60 juta. Suap diberikan kepada Suryadman melalui Aleksius selaku Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bengkayang.

Suap berawal saat Suryadman diduga meminta uang kepada Aleksius dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang Agustinus Yan, masing-masing Rp300 juta.

Permintaan tersebut sebagai timbal balik atas pemberian anggaran tambahan APBD-Perubahan 2019 kepada Dinas PUPR sebesar Rp7,5 miliar dan Dinas Pendidikan Rp6 miliar.

Aleksius kemudian menghubungi beberapa rekanan dan menawarkan proyek pekerjaan penunjukan langsung dengan syarat memenuhi setoran awal. Ditengarai, ia mematok fee untuk satu paket pekerjaan penunjukan langsung minimal 10%. (OL-7)

Baca Juga

istimewa

Sri Sultan Minta Kepastian Soal Kepulangan Pemudik

👤Agus Utantoro 🕔Selasa 31 Maret 2020, 22:15 WIB
Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta segera ada keputusan pemerintah mengenai para...
MI/Susanto

Polri Harus Tindak Tegas Penyebar Hoaks soal Covid-19

👤Putri Rosmalia Octaviyani 🕔Selasa 31 Maret 2020, 22:08 WIB
Tidak hanya mengamankan lingkungan dan membubarkan kerumunan. Polri juga diminta tegas menindak penyebar hoaks terkait covid-19 yang...
Dok. Kemendagri

Jadwal Tunda Pilkada Serentak Ditentukan Usai Pandemi Covid-19

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 31 Maret 2020, 21:44 WIB
Tito menegaskan, pihaknya bersama Komisi Pemilihan Umum dam DPR RI akan menentukam jadwal tunda pelaksanaan Pilkada Serentak di 270 daerah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya