Kamis 12 Maret 2020, 14:20 WIB

Khawatir Covid-19, Greta Thunberg Ajak Kampanye Daring Saja

Melalusa Susthira K | Weekend
Khawatir Covid-19, Greta Thunberg Ajak Kampanye Daring Saja

AFP
Greta yang dinobatkan sebagai Person of The Year 2019 oleh majalah TIME itu memperingatkan pendukungnya untuk waspada COVID-19.

TIDAK hanya agenda seni ataupun turnamen olahraga saja yang dibatalkan karena wabah virus korona atau Covid-19 yang mengglobal. Kini, agenda kampanye pun ikut ditirahkan karena kekhawatiran akan penyebaran Covid-19 yang dapat menyebar antarmanusia.

Aktivis iklim remaja asal Swedia, Greta Thunberg, mengimbau para aktivis atau juru kampanye iklim untuk menghindari protes massal dan mengganti gerakan “Fridays For Future” dengan kampanye secara digital.

Greta yang dinobatkan sebagai Person of The Year oleh majalah TIME itu memperingatkan 4,1 juta pendukungnya di Twitter menahan diri untuk menghindari pertemuan publik besar. Ia menyebut penting kiranya untuk mendengarkan saran dari para ahli kesehatan yang mengimbau menghindari pertemuan massal publik guna memperlambat laju penyebaran Covid-19 yang telah menginfeksi lebih dari 125 ribu orang di seluruh dunia tersebut.

“Kita harus bersatu di belakang para ahli dan sains. Ini tentu saja berlaku untuk semua krisis. Jadi saya pribadi menyarankan agar kita melakukan seperti yang dikatakan para ahli. Terutama di daerah berisiko tinggi,” terang Thunberg dalam utas Twitter pribadinya, Rabu (11/3).

"Kita, kaum muda adalah yang paling tidak terpengaruh oleh virus ini, namun adalah perlu bahwa kita bertindak dengan solidaritas bersama (kelompok) yang paling rentan, dan bahwa kita bertindak demi kepentingan terbaik untuk masyarakat bersama," sambungnya.

Remaja berusia 17 tahun itu kini mengimbau sesama aktivis iklim untuk memprotes secara daring dan bergabung dengannya dalam #DigitalStrike pada Jumat mendatang. Ia meminta aksi tersebut dilakukan dengan memposting foto aksi menggunakan tagar #ClimateStrikeOnline! #Fridaysforfuture #climatestrike # schoolstrike4climate.

“Krisis iklim dan ekologis merupakan krisis terbesar yang pernah dihadapi umat manusia, namun untuk saat ini (tentu saja tergantung di mana Anda tinggal) kita harus menemukan cara baru untuk menciptakan kesadaran publik & mengadvokasi perubahan yang tidak melibatkan banyak orang - dengarkan pihak berwenang setempat,” tulis Thunberg.

Thunberg yang mulanya melakukan mogok sekolah seorang diri dengan memprotes di depan gedung parlemen Swedia setiap Jumat, kini aksinya telah menginspirasi jutaan anak muda di seluruh dunia untuk melakukan hal serupa. Mereka mendesak para pemangku kepentingan untuk bergerak secara nyata mengatasi perubahan iklim yang kian memprihatinkan. (afp/dailymail/M-1)

Baca Juga

Unsplash/ Jonathan Borba

Mengenal Manfaat Lemak Dalam Tubuh Gendut Bayi

👤Galih Agus Saputra 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 06:35 WIB
Kandungan lemak di tubuh bayi mencapai jumlah tertinggi di usia empat hingga sembilan...
Unsplash/ Markus Spiske

Musisi Dunia Serukan Peningkatan Tarif Royalti di Spotify

👤Fathurrozak 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 17:10 WIB
Musisi menuntut pembayaran sesuai jumlah streaming, bukan proporsi prorata streaming...
123RF

Ternyata Ada Hubungan antara Fobia Matematika dan Kepercayaan Diri

👤Galih Agus Saputra 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 15:35 WIB
Selalu cemas, jantung berdegup, atau bahkan keringat dingin saat belajar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya