Kamis 12 Maret 2020, 08:25 WIB

Harga Gula Naik Terus, Kemendag Bersiap Operasi Pasar

Ant/E-2 | Ekonomi
Harga Gula Naik Terus, Kemendag Bersiap Operasi Pasar

ANTARA FOTO/ZABUR KARURU/foc
Ilustrasi -- Menteri Perdagangan Agus Suparmanto sidak dan operasi pasar di Pasar Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (31/1/2020).

 

MENTERI Perdagangan Agus Suparmanto menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan distributor untuk pelaksanaan operasi pasar guna mengendalikan gejolak harga gula yang terus naik hingga di atas harga acuan.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga rata-rata gula pasir nasional hingga kemarin sudah mencapai Rp17.400 per kilogram. Harga tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga acuan tingkat konsumen sebesar Rp12.500 per kg.

"Jadi, pada dasarnya stok ini masih cukup. Kita juga akan operasi pasar sesegera mungkin. Kemarin sudah bicara dengan distributor, ini ada stok sekitar 160 ribu ton saat ini," kata Agus saat ditemui seusai Dialog Nasional Perdagangan di Jakarta, kemarin.

Mendag menjelaskan saat ini stok gula pasir di tingkat distributor masih tersedia sebanyak 160 ribu ton. Karena itu, ia meminta agar para distributor segera mengeluarkan stok untuk menahan harga gula yang kian merangkak tinggi.

Ia menargetkan stok gula akan dikeluarkan sesegera mungkin dengan harga jual sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp12.500 per kilogram.

"Harus sesuai dengan HET, nanti kita lihat. Kita segera mungkin operasi pasar. Kemarin kita sudah ada komitmen 2-3 hari akan keluar karena stoknya sudah siap, bukan tidak ada," Agus menegaskan.

Selain itu, impor gula yang akan masuk hingga akhir Maret ini mencapai 260 ribu ton. Volume tersebut merupakan bagian dari izin impor yang diterbitkan Kementerian Perdagangan pada tahun ini.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan telah menerbitkan surat persetujuan impor (PI) untuk komoditas gula kristal mentah (GKM) sebanyak 438.802 ton sebagai bahan baku gula kristal putih (GKP) yang dikonsumsi masyarakat.

Dari SPI yang telah diterbitkan itu, Perum Bulog mendapat tugas mengimpor gula mentah (raw sugar) sebesar 29.750 ton. Untuk pelaksanaannya, Bulog mempertimbangkan akan mengimpor dari negara yang berdekatan, seperti Thailand, Australia, dan India, agar proses pengiriman lebih cepat. (Ant/E-2)

Baca Juga

ISTIMEWA

PLN Kerja Sama dengan Aparatur Daerah Jangkau Daerah Terpencil

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 April 2020, 19:23 WIB
Hingga Pukul 09.00 WIB, 10 Juta Pelanggan Prabayar Sudah Dapat Nikmati Token Listrik...
MI/USMAN ISKANDAR

Kondisi Perbankan Masih Baik

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 05 April 2020, 19:14 WIB
Kondisi perbankan hingga saat ini masih cukup baik meski pandemi covid-19 perlahan memukul berbagai sektor...
Antara

Polri Akan Pidanakan Penimbun Sembako

👤Tri subarkah 🕔Minggu 05 April 2020, 18:15 WIB
 "Kita mengawal dan memastikan ketersediaan bahan-bahan pokok dan hal-hal yang menyangkut kebutuhan hidup masyarakat sehari-hari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya