Kamis 12 Maret 2020, 07:20 WIB

Perketat Pengawasan Orang

Emir Chairullah | Humaniora
Perketat Pengawasan Orang

MI/Arnoldus Dhae
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (10/3).

 

JUMLAH warga yang dinyatakan positif terpapar virus korona (covid-19) kian hari terus bertambah. Menurut data terakhir yang dirilis pemerintah, sudah 34 orang yang terjangkit virus mematikan tersebut. Satu orang bahkan meninggal dunia, kemarin, dan dinyatakan sebagai kematian pertama di Indonesia akibat covid-19.

Satu gejala baru yang muncul ialah empat orang dinyatakan sembuh. Di lain sisi, ditemukan pula pasien positif covid-19 yang terpapar melalui penularan lokal.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pemerintah pun meningkatkan kesiagaan dan kesigapan dalam mengatasi gejala penyebaran covid-19 yang terus mengarah kepada kondisi pandemik.

Dalam kaitan itu, Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegaskan pemerintah menyiapkan setidaknya tiga langkah strategis. Ketiga langkah itu diharapkan bisa menahan meluasnya wabah virus covid-19 ini.

"Ada tiga langkah yang disiapkan pemerintah untuk mencegah meluasnya wabah korona," kata Wapres di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, kemarin.

Wapres menyebutkan pemerintah terus memperketat pintu masuk darat, laut, dan udara. "Terutama dari udara. Seleksinya bakal diperketat lagi," tegasnya.

Selain itu, pemerintah sudah menyiapkan sejumlah rumah sakit untuk menangani pasien penderita virus korona. "Rumah sakit punya fasilitas isolasi," jelasnya.

Terakhir, pemerintah juga memastikan stok obat untuk penderita korona bisa terpenuhi. "Apabila ada pasien baru, tidak kekurangan pasokan obat," ujarnya.

Secara terpisah, Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat atau yang karib disapa Rerie meminta masyarakat terus waspada terhadap perkembangan covid-19 yang sudah memakan korban. Terlebih beberapa waktu lalu seorang pasien korona warga negara asing nomor 25 meninggal dunia. "Semua langkah harus dijadikan pemahaman bagi seluruh masyarakat untuk betul-betul menjaga kebersihan diri dan meningkatkan imunitas."

Ia juga menyoroti kanal informasi korona yang masih terpecah-pecah. Menurutnya, pemerintah harus membuka informasi seluas-luasnya dan membuka jalur informasi ke pelosok kota agar bisa diakses dengan mudah tanpa berbelit-belit.

 

Intensif

Untuk memperketat pengawasan lalu lintas orang, Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, Elfi, mengatakan pihaknya memeriksa penumpang dengan mengecek suhu tubuh menggunakan thermal scanner dan thermal gun. Pemeriksaan tidak hanya dilakukan di terminal kedatangan internasional, tetapi juga di terminal kedatangan domestik yang dimulai sejak hari ini, pukul 09.00 Wita.

 

Sumber: NRC

 

Di Yogyakarta, Dirut Angkasa Pura (AP) I, Faik Fahmi, menyebut di seluruh bandara yang ada di bawah pengelolaan AP I sudah dilakukan peningkatan pengawasan penumpang, baik yang datang maupun berangkat.

Pada bagian lain, Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah segera membentuk tim nasional penanganan wabah virus korona.

"Dalam operasionalnya, tim nasional ini dapat berbentuk satuan gugus tugas lintas kementerian dan lintas daerah sehingga upaya-upaya penangannnya terukur dan memenuhi protokol standar WHO," ujar Puan, kemarin. (Wan/Hld/Pro/Pra/OL/RF/JL/AT/PO/X-6)

Baca Juga

ANTARA/M Risyal Hidayat

Pemerintah Terima Bantuan 80 Ton Alat Kesehatan

👤Atalya Puspa 🕔Selasa 07 April 2020, 05:41 WIB
Bantuan itu terdiri dari 100 unit alat bantu pernapasan (ventilator), 75 ribu alat pelindung diri (APD), 75 ribu kaca mata pelindung, dan...
Dok. Instagram

Bima Arya Lahap Makanan Sehat

👤MI 🕔Selasa 07 April 2020, 05:40 WIB
WALI Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, 47, berbagi kabar soal pengobatan yang dijalaninya lewat akun media...
AFP

Lorde Kembali Bernyanyi

👤MI 🕔Selasa 07 April 2020, 05:05 WIB
PENYANYI asal Selandia Baru Ella Marija Lani Yelich-O’Connor atau biasa dikenal Lorde, 23, bersiap merilis musik baru...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya