Rabu 11 Maret 2020, 18:01 WIB

Asosiasi: Wabah Korona Tingkatkan Kesadaran Berasuransi

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Asosiasi: Wabah Korona Tingkatkan Kesadaran Berasuransi

MI/Fransisco Carolio
Calon penumpang kereta serius membaca pamflet terkait informasi virus korona yang dibagikan di Stasiun Pasar Senen.

 

MASYARAKAT global, tidak terkecuali Indonesia, tengah diresahkan wabah virus korona (COVID-19). Namun, industri asuransi menilai fenomena ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berasuransi.

Ketua Dewan Pengurus AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia), Budi Tampubolon, mengatakan industri asuransi memiliki pandangan yang berbeda terhadap penyebaran virus korona. Kendati demikian, pihaknya tidak menampik wabah korona berpotensi menghambat laju perekonomian nasional.

"Virus korona ini punya cara pandang yang agak sulit bagi kami. Di satu sisi, ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memiliki asuransi. Tapi dampak ekonominya sangat luas," tutur Budi di Jakarta, Rabu (11/2).

Menyoroti penyebaran COVID-19, Budi menekankan anggota AAJI tidak menutup mata terhadap wabah tersebut. Dalam artian, pemegang asuransi yang positif terjangkit korona dapat mengklaim asuransi yang dimiliki.

"Selain itu, anggota kami juga menyatakan tidak mengecualikan permasalahan korona. Artinya, virus korona masih bisa diklaim lewat asuransi," imbuh Budi.

Lebih lanjut, Budi mengatakan dampak virus korona telah menyasar sektor pariwisata dan aktivitas perdagangan internasional. Kondisi ini menghambat roda pergerakan ekonomi domestik.

Dia pun berharap wabah yang menggerkan dunia bisa segera diatasi.
Budi mengamini penyebaran virus korona menyulitkan sektor industri asuransi untuk memprediksi pertumbuhan pendapatan.

"Kita harap virus ini selesai atau setidaknya cepat tertangani, terkontrol dengan baik. Karena, kita jadi sulit memprediksikan sampai akhir tahun. Ibarat kata one million question. Barangkali tiap tiga bulanan kita mesti evaluasi ulang untuk melihat pertumbuhan kita," pungkasnya.(OL-11)
 

Baca Juga

Antara/Fakhri Hermansyah

PUPR: Stok Infrastruktur Indonesia Jauh dari Standar Global

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 15:43 WIB
Stok infrastruktur Indonesia terhadap PDB berkisar 43% pada 2019. Itu masih jauh dari rata-rata standar global, yakni sebesar...
MI/M Taufan SP Bustan

Kemenperin Ingatkan Pentingnya Kekayaan Intelektual bagi IKM

👤 M Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 15:35 WIB
Ditjen IKMA telah memfasilitasi pendaftaran 4.374 merek, 1.258 hak cipta, 79 desain industri, 17 paten dan 3 indikasi...
MI/Deny Susanto

Perhapi Dorong Pemanfaatan Limbah Tambang

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 15:20 WIB
Perhapi mendorong pemerintah melakukan pengawasan dan pembinaan agar perusahaan pertambangan memanfaatkan sisa hasil...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya