Rabu 11 Maret 2020, 17:05 WIB

Korban Virus Korona Italia Melonjak

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Korban Virus Korona Italia Melonjak

AFP/TIZIANA FABI
Jalan di pusat perbelanjaan Via del Corso yang sepi di dekat Piazza del Popolo di Roma setelah merebaknya kasus virus korona, Selasa (10/3).

 

ITALIA mencatat hari paling mematikan dari krisis virus korona (Covid-19) meskipun telah mengunci seluruh negara. Di saat yang sama pemerintah New York mengerahkan pasukan Garda Nasional untuk membendung penyebaran penyakit yang telah menebar ketakutan di seluruh dunia.

Paris, negara yang paling terpukul di Eropa, mengatakan jumlah kematian akibat Covid-19 pada Selasa meningkat menjadi 631 jiwa. Epidemi yang melonjak memengaruhi perhelatan acara olahraga, budaya, dan politik global.

Tiongkok tetap menjadi yang paling terpukul secara keseluruhan dengan lebih dari 80.000 kasus dan lebih dari 3.000 kematian, dari total global 117.339 kasus dan 4.251 kematian di 107 negara dan wilayah, menurut AFP.

Gubernur New York Andrew Cuomo telah mengumumkan zona penanggulangan virus korona (Covid-19) sejauh 1,6 mil di sekitar kota di utara New York City.

Kota New Rochelle telah menjumpai ‘mungkin gugus terbesar’ dari kasus-kasus virus korona Amerika Serikat, ujarnya.

Pasukan Garda Nasional diterjunkan untuk membersihkan sekolah-sekolah di kota dan mengirimkan makanan ke setiap individu yang dikarantina.

Baca juga: Panama Laporkan Kematian Pertama Virus Korona di Amerika Utara

Negara Bagian New York memiliki 173 kasus aktif, paling banyak di AS, dan 108 di antaranya berada di Westchester County, tempat New Rochelle berada.

New York City, 25 mil (40 km) selatan New Rochelle, memiliki 36 kasus Covid-19 dikonfirmasi dalam populasi delapan juta orang.

Sementara korban tewas di Italia, salah satu negara yang paling parah terkena virus itu, naik menjadi 631 jiwa ketika pihak berwenang menempatkan seluruh negara di bawah penguncian.

Peningkatan kematian terbaru di Italia--168 jiwa--adalah yang terbesar yang pernah dicatat negara itu dalam satu hari, dan jumlah total kasus naik dari 9.172 menjadi 10.149 orang. (AFP/BBC/A-2)

Baca Juga

AFP/JACK GUEZ

Israel Perketat Lockdown di Bnei Brak

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 05 April 2020, 12:55 WIB
Mulai Minggu (5/4) pagi, pasukan polisi dan militer memblokade akses ke Route 481, sebuah arteri area metropolitan utama Tel Aviv yang...
AFP/FRANCK FIFE

Renault Siapkan 1.300 Mobil Antar Jemput Tenaga Medis Prancis

👤Antara 🕔Minggu 05 April 2020, 12:15 WIB
Layanan penyediaan mobil listrik ini yang disajikan sejak Februari lalu itu, sedang diadaptasi untuk menawarkan hingga 300 mobil Renault...
AFP/Prakash SINGH

Modi Minta Warga India Usir Covid-19 dengan Cahaya

👤Willy Haryono 🕔Minggu 05 April 2020, 11:30 WIB
"Pada 5 April pukul 21.00, matikan semua lampu di rumah kalian. Berdiri di depan pintu atau balok dan nyalakan lilin atau diyas (lampu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya