Rabu 11 Maret 2020, 16:59 WIB

Wapres: Alokasi APBN untuk Premi BPJS Membengkak

Emir Chairullah | Ekonomi
Wapres: Alokasi APBN untuk Premi BPJS Membengkak

MI/ADAM DWI
Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

 

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin mengakui putusan Mahkamah Agung (MA) terkait premi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) menyebabkan anggaran pemerintah untuk pembayaran premi membengkak. Namun, Wapres belum menjelaskan secara detail berapa anggaran untuk premi ini di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

"Kalau itu (putusan MA) diberlakukan pasti (APBN) membengkak,” kata Wapres usai acara Dies Natalis ke-44 Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) di Solo, Rabu (11/3).

Baca juga: Wapres Gunakan "Salam Korona" di Munas V Adeksi

Wapres menyebutkan, pemerintah bakal menyesuaikan perubahan akibat putusan MA tersebut di dalam APBN 2020. 

“Kita sedang mengkaji dampak putusan MA terkait premi BPJS ini ke APBN. Ada perubahan yang harus disesuaikan,” ujarnya.

Sebelumnya, MA menilai Pasal 34 ayat (1) dan (2) yang ada dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan bertentangan dengan sejumlah ketentuan di atasnya, seperti UUD 1945, UU 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, dan UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Pasal tersebut menjelaskan tentang kenaikan iuran BPJS Kesehatan sebesar 100%. (OL-6)

Baca Juga

Antara/HO-Pertamina.

BBM RON Rendah Sebabkan Beban Kesehatan dan Lingkungan

👤Antara 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 21:17 WIB
Menurut dia, jalan terbaik dengan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat, untuk beralih kepada BBM RON tinggi yang lebih ramah...
Antara/Yulius Satria Wijaya.

Inilah Prediksi Kondisi Transportasi saat Cuti Bersama

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 20:30 WIB
Kementerian Perhubungan memprediksi puncak arus kendaraan akan terjadi pada Selasa malam 27 Oktober usai jam kantor dan 28 Oktober,...
Ist

Pemda Sampang Diminta Gencar Sosialisasikan Program Kartu Tani

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 18:08 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, petani harus mendapatkan penjelasan sedetail mungkin terkait kartu tani. Sebab, semua...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya