Rabu 11 Maret 2020, 14:00 WIB

Gubernur Kalsel Kembali Kampanyekan Perangi Narkoba

Denny Susanto | Nusantara
Gubernur Kalsel Kembali Kampanyekan Perangi Narkoba

MI/Denny Susanto
Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor (berbaju putih) giat mengkampanyekan untuk memerangi narkoba, Rabu (11/3/2020).

 

GUBERNUR Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor kembali mengkampanyekan dan mengajak semua pihak untuk memerangi peredaran narkoba di wilayah tersebut. Polda Kalsel berhasil meringkus jaringan narkoba lintas negara dengan barang bukti narkoba jenis sabu 22,7 kilogram.

"Narkoba ini merupakan ancaman dan musuh kita bersama karena  dapat merusak generasi muda. Mari kita semua perang dan membumi hanguskan penyalahgunaan narkoba di daerah kita," tegas Gubernur Kalsel, usai memimpin pemusnahan barang bukti hasil kejahatan narkoba di halaman markas Polda Kalsel, Rabu (11/3).

Sahbirin juga mengapresiasi keberhasilan jajaran Polda Kalsel karena telah berhasil menangkap pelaku kejahatan narkoba jaringan lintas negara dengan barang bukti narkoba jenis sabu dengan total 22,7 kg.

"Ini bukan barang yang sedikit dan dampaknya ribuan warga bisa menjadi terpapar apabila narkoba sebanyak itu sampai beredar di masyarakat," ujarnya.

Kapolda Kalsel Irjen Yazid Fanani, menambahkan pihaknya akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkoba dengan melacak setiap pergerakan para sindikat narkoba di Kalsel. Peredaran narkoba di Kalsel merupakan salah satu yang tertinggi di Indonesia dan daerah ini menjadi target peredaran narkoba baik jaringan lintas daerah bahkan mancanegara.

baca juga: Kasus Kematian DBD di NTT Tembus 37 Orang

"Seperti komitmen kita bersama Gubernur bahwa kita harus menumpas habis dan membumihanguskan narkoba dan menindak para sindika barang haram tersebut sampai ke akarnya. Semoga hukuman yang berat akan memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan narkoba," ujarnya.

Pengungkapan 22,7 kilogram sabu ini merupakan pengembangan kasus dari Operasi Antik Intan 2020 Jaringan LP Teluk Dalam Banjarmasin yang sebelumnya berhasil menangkap tiga orang tersangka. Tersangka merupakan kelompok jaringan internasional narkoba berasal dari Malaysia dan didistribusikan melalui Kalimantan Utara dan Kalimantan Barat dengan tujuan peredaran Kalimantan Selatan. (OL-3)

 

Baca Juga

DOK MI

Nenek Berusia 100 Tahun Asal Surabaya Sembuh dari Korona

👤Antara 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 03:40 WIB
Pada 28 April 2020, dari hasil swab test, Nenek Kamtin terkonfirmasi positif Covid-19. Ia kemudian menjalani perawatan di rumah sakit PHC...
ANTARA/Ari Bowo Sucipto

Kota Malang Siapkan Perwal New Normal

👤Bagus Suryo 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 03:25 WIB
Untuk memasuki masa transisi setelah PSBB menuju masa adaptif atau new normal, diperlukan sejumlah...
DOK MI

Tiga Pasar di Banjarnegara Ditutup Sementara

👤Lilik Darmawan 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 02:55 WIB
Saat pasar kembali dibuka, Pemkab Banjernegara akan melakukan pengetatan pengawasan dan meminta kepada masyarakat untuk mengikuti protokol...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya