Rabu 11 Maret 2020, 12:58 WIB

Panama Laporkan Kematian Pertama Virus Korona di Amerika Utara

Basuki Eka Purnama | Internasional
Panama Laporkan Kematian Pertama Virus Korona di Amerika Utara

AFP/Luis ACOSTA
Menteri Kesehatan Panama Rosario Turner memberikan keterangan pers mengenai kasus virus korona di negara itu.

 

KEMENTERIAN Kesehatan Panama, Rabu (11/3) WIB, mengonfirmasi delapan kasus virus korona di negara itu termasuk satu korban tewas. Korban tewas itu merupakan yang pertama akibat virus korona di Amerika Tengah.

"Dari delapan pasien yang dilaporkan, satu orang berada di ruang perawatan intensif sementara seorang lagi meninggal dunia," ujar Menteri Kesehatan Panama Rosario Turner dalam konferensi pers di Panama City.

Menurut Turner, seorang pria berusia 64 tahun yang telah menderita komplikasi diabetes meninggal dunia akibat virus korona pada Minggu (8/3).

Baca juga: Turki Umumkan Kasus Virus Korona Pertama

Turner mengatakan pria itu adalah seorang kepala sekolah dan dua kasus lainnya terkait dengan sekolah itu.

Tujuh orang lainnya yang terbukti positif virus korona berusia antara 29 dan 59 tahun. Semuanya, kecuali satu orang, dalam beberapa waktu terakhir, melakukan perjalanan ke luar negeri.

Panama adalah negara kedua di Amerika Tengah yang melaporkan kasus virus korona setelah Kosta Rika melaporkan 13 kasus dengan tiga di antaranya adalah warga negara Amerika Serikat. (AFP/OL-1)

 

Baca Juga

Dok Indonesia Bersatu

Indonesia Bersatu di AS Kirim Pesan untuk Tenaga Medis di RI

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Rabu 08 April 2020, 16:54 WIB
Tercatat video yang masuk sampai saat ini datang dari Atlanta, Carolinas, Chicago, Dallas, Denver, Las Vegas, Los Angeles, Minnesota, New...
MI/Fransisco Carollio

Optimistis Covid-19 Reda, WNI di AS Ingatkan Social Distancing

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 April 2020, 16:50 WIB
Indonesia dengan 260 juta lebih jumlah penduduk menurutnya harus lebih disiplin untuk mencegah menyebarnya virus...
Ilustrasi

Dampak Covid, PDB Asia-Pasifik Bisa Tergerus US$172 Miliar

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Rabu 08 April 2020, 16:48 WIB
Pandemi covid-19 menelan PDB biaya 0.8 persen PDB wilayah Asia-Pasifik atau, setara, US$172 miliar karena melemahnya permintaan global...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya