Rabu 11 Maret 2020, 09:50 WIB

Negara tidak Boleh Kalah dengan Kelompok Kriminal

Indriyani Astuti | Politik dan Hukum
Negara tidak Boleh Kalah dengan Kelompok Kriminal

MI/Susanto
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

 

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta TNI dan Polri untuk memperkuat pengamanan Papua pascapenembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Tembagapura, Papua.

"Saya tentu meminta kepada Pak Kapolri dan Pak Panglima TNI bila perlu satgas yang ada tambah, perkuat lagi. Negara tidak boleh kalah oleh kelompok-kelompok yang melakukan pelanggaran hukum, apalagi dengan senjata," tegas Tito seusai bertemu Menko Polhukam Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, kemarin.

Tito pun mengungkap pengalamannya selama dua tahun saat menjabat sebagai Kapolda Papua dalam mengatasi gangguan keamanan dari KKB dengan menggunakan soft approach. Ketika itu, ia meminta tokoh-tokoh masyarakat yang disegani di Papua berdialog dengan KKB agar tidak melakukan aksi kekerasan.

"Pengalaman saya selaku Kapolda Papua dua tahun, beberapa kali saya bisa melakukan komunikasi dengan mereka sehingga mereka tidak melakukan aksi kekerasan," ungkapnya.

Ia mengatakan seandainya soft approach tidak bisa dilaksanakan dan KKB melakukan pelanggaran hukum, apalagi jika ada korban meninggal dari warga, tindakan tegas harus dilakukan.

"Soft approach dilaksanakan, tapi seandainya tidak bisa dan mereka melanggar hukum, apalagi ada yang meninggal segala macam, kita harus bertindak tegas. Tegas! Kita harus tegakkan hukum. Siapa pun dia, tegas," tandas mantan Kapolri itu.

Tito pun mengaku telah berkoordinasi dengan dengan Pemda Timika terkait dengan warga Tembagapura yang mengungsi ke Timika. "Kita sudah komunikasi. Dirjen saya sudah minta komunikasi dengan Bupati Pak Maleng. Kemudian juga, Polres dan Kodim yang membantu mereka. Sambil kita memperkuat pengamanan di sana oleh Bapak Panglima TNI dan Kapolri."

Pada Senin (2/3) siang, KKB melakukan serangkaian aksi penyerangan, seperti di Polsek Tembagapura yang menyebabkan seorang anggota polisi terluka. Penyerangan terjadi sekitar pukul 13.00 WIT dari arah perbukitan di belakang kantor polisi dengan tembakan yang membabi buta.

Selanjutnya, Senin (9/3), KKB kembali melakukan penyerangan dan penembakan Pos Koramil Jila Mimika yang menewaskan seorang prajurit TNI, Sertu La Ongge. (Ind/Ant/P-3)

Baca Juga

MI/M Irfan

Wakil Rakyat Minta TNI Dilibatkan Penuh Tangani Korona

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 06 April 2020, 21:09 WIB
Permintaan itu berkaitan dengan distribusi alat pelindung diri (APD), arus mudik di berbagai daerah, hingga pelaksanaan pembatasan sosial...
Istimewa

DPD RI Pilih Kawal Kebijakan Daerah, Ketimbang Kritik Pemerintah

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 06 April 2020, 20:28 WIB
DPD sebagai wakil daerah lebih memilih bekerja di daerah untuk memastikan kebijakan-kebijakan yang sudah diambil pemerintah pusat bisa...
ilustrasi

Polisi Tangkap Pelaku Penghina Jokowi

👤Tri Subarkah 🕔Senin 06 April 2020, 18:56 WIB
Bareskrim Polri menangkap Ali Baharysah terkait kasus penghinaan terhadap Presiden Joko...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya