Rabu 11 Maret 2020, 09:05 WIB

Pemerintah Amankan Sistem Keuangan Indonesia dari Krisis

Mir/E-1 | Ekonomi
Pemerintah Amankan Sistem Keuangan Indonesia dari Krisis

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

 

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan pemerintah masih terus mencermati gejolak ekonomi global yang disebabkan merebaknya virus korona.

Pemerintah bersama Bank Indonesia(BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terus memonitor pergerakkan efek virus korona pada stabilitas sistem keuangan Tanah Air. Langkah pengamanan juga telah diambil untuk menekan kekhawatiran pasar.

Pasalnya, beriringan dengan virus korona yang urung tuntas, ekonomi dunia kembali digoncang melalui perang harga minyak dunia antara Arab Saudi dan Rusia.

"Mereka munculkan ketidakamanan dan ketidaknyamanan, sehingga ada peralihan investasi ke instrumen yang dianggap paling aman atau stabil. Kalau dilihat treasury bond 10 bahkan 30 tahun, yield-nya di bawah 1%. Ini tidak pernah terjadi, ada sesuatu luar biasa," jelas Sri Mulyani di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, kemarin.

Kementerian keuangan, lanjutnya, tengah mencari cara untuk ikut mengamankan sistem keuangan Indonesia.

Salah satunya ialah dengan menstabilisasi Surat Berharga Negara (SBN) untuk menunjukkan kredibilitas dan stabilitas.

Kekhawatiran yang timbul saat ini, kata perempuan yang akrab disapa Ani itu, bersifat pada psikologis dan bukan fundamental. Akan tetapi, hal itu tetap perlu untuk ditangani pemerintah. Bila tidak, justru dampaknya akan merembes pada sisi fundamental.

Ani mengatakan, pihaknya akan mengeluarkan berbagai kebijakan fiskal yang serupa di krisis ekonomi 2008 silam.

"Semua pilihan dibuka. Meski sumbernya beda, tapi dampaknya ke sektor keuangan mirip," imbuh Sri Mulyani.

"Dari sisi fiskal, pilihan-pilihan kebijakannya sama seperti 2008-2009. Nanti akan ditetapkan bersama dengan Kemenko perekonomian," tandasnya. (Mir/E-1)

Baca Juga

Antara/ Indrianto Eko Suwarso

Triwulan I 2020, Adhi Karya Raih Kontrak Baru Pekerjaan Rp2,5 T

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 09 April 2020, 14:05 WIB
Berdasarkan segmentasi sumber dana, realisasi kontrak baru dari pemerintah sebesar 70%, BUMN sebesar 19%, sementara swasta/lainnya sebesar...
MI/SUSANTO

Kemenhub Siapkan Panduan Teknis bagi yang Nekat Mudik

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Kamis 09 April 2020, 13:20 WIB
Panduan itu akan mengatur ketentuan bagi pemudik saat perjalanan. Mulai pendataan pemudik, persyaratan mudik, konsekuensi, hingga ketentuan...
Antara

Bulog Siapkan Cadangan Beras Tahun Ini 950 Ribu Ton

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 09 April 2020, 13:04 WIB
PERUM Bulog merencanakan pengadaan penyerapan cadangan beras pemerintah (CBP) tahun ini mencapai sebesar 950 ribu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya