Selasa 10 Maret 2020, 21:05 WIB

BNPT, BUMN, Kadin, Luncurkan Buku Pencegahan Radikalisme

BNPT, BUMN, Kadin, Luncurkan Buku Pencegahan Radikalisme

Antara
Acara peluncuran buku Panduan Pencegahan Radikalisme di Jakarta, Selasa (10/3).

 

BADAN Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) meluncurkan buku pencegahan radikalisme, khusus untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta. Pada peluncuran buku tersebut dihadiri human resource departement (HRD) BUMN.

"BUMN kan ada hampir 150 ya seluruhnya, ini HRD-nya hadir semua di sini dan perusahan swasta juga bisa merujuk itu, karena bagaimana mengenal masalah-masalah, isu-isu semacam tadi itu di lingkungan masing-masing. Sehingga kita bisa reduksi, kita hilangkan sehingga betul fokus untuk kepentingan bangsa dan negara untuk membangun negeri ini," kata Kepala BNPT Suhardi Alius di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (10/3).

Kepala BNPT Suhardi Alius mengatakan bahwa buku panduan ini bisa menjadi pedoman bagi 150 badan usaha milik negara (BUMN) dan perusahaan swasta dalam mereduksi radikalisme di perusahaannya.

"Perusahaan BUMN dan swasta bisa merujuk pada buku ini. Bagaimana mengenal masalah isu-isu semacam itu (radikalisme) di lingkungan masing-masing sehingga kita bisa reduksi, kita hilangkan. Kita bisa fokus untuk kepentingan bangsa dan negara dalam membangun negeri ini.

Dalam buku ini, terdapat cara-cara untuk mengenal tanda-tanda radikalisme. Dengan begitu, bibit-bibit yang muncul bisa segera direduksi sebelum akhirnya membesar.

Bagi pihak yang menemukan ada gejala radikalisme, di dalam buku ini pun dimuat cara memberikan penangan yang baik. Dengan begitu, proses mereduksi orang yang sudah terpapar bisa berjalan maksimal.

Di sisi lain, Suhardi tak memungkiri bahwa bibit-bibit radikalisme memang telah muncul di lingkungan BUMN. Oleh karena itu, jika kondisi ini tidak segera ditangani dengan baik, bisa menjadi ancaman bangsa.

"Sekarang tugas kita adalah mereduksi bukan berarti harus mengelaborasi, merilis, enggak usah. Tugasnya ada kita mereduksi itu supaya semua kembali kepada jalan yang benar," ujarnya dilansir Antara.

Menko Polhukam Mahfud Md menuturkan, peluncuran buku ini sebagai bentuk aktifnya peran negara untuk melakukan pencegahan radikalisme.

“Sekarang ini kita meluncurkan buku Panduan Pencegahan Radikalisme karena negara itu sekarang sedang punya tugas serius yaitu memerangi terorisme,” kata Mahfud saat peluncuran.

“Sekarang ini kita meluncurkan buku Panduan Pencegahan Radikalisme karena negara itu sekarang sedang punya tugas serius yaitu memerangi terorisme,” kata Mahfud saat peluncuran seperti dikutip dari siaran pers Kemenkopolhukam.

"Nah, ini memberi panduan sederhana kepada kaum profesional, kepada BUMN, dan perusahaan swasta, nanti kita kasih panduan seperti ini," pungkasnya. (Antara/OL-09)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Reno Esnir

Komnas HAM Desak DPR Tunda Pengesahan RKUHP

👤Indriyani Astuti 🕔Selasa 07 April 2020, 13:52 WIB
DPR jangan mengambil kesempatan dalam kesempitan di tengah wabah virus...
Istimewa/DPR

Kawal Distribusi APD (Alat Pelindung Diri) Agar Tepat Sasaran

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 April 2020, 13:03 WIB
Semangat tepat sasaran yang sama perlu diterapkan juga dalam penyaluran Alat Pelindung Diri (APD) ke berbagai rumah sakit di daerah-daerah...
MI/SUSANTO

​​​​​​​KPK Panggil Seorang Jaksa dalam Kasus Nurhadi

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 07 April 2020, 11:50 WIB
Jaksa Sri akan dimintai keterangan terkait kasus dugaan suap dalam penanganan perkara di MA pada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya