Rabu 11 Maret 2020, 07:05 WIB

KFC Besut Dua Smart Center di Manado

Galih Agus Saputra | Weekend
KFC Besut Dua Smart Center di Manado

MI/Galih
General Marketing PT. Fast Food Tbk., Hendra Yuniarto memberikan sarapan kepada siswa Siswa SD Inpres Bunaken, Manado, Minggu (8/3)

Sebagai bentuk komitmen terhadap mutu gizi dan pendidikan anak-anak di Indonesia, PT. Fast Food Tbk (KFC Indonesia) kembali menjalankan salah satu program yang menjadi bagian dari kampanye 'KFC Untuk Negeri' yaitu Smart Center Project.

Kali ini, Smart Center Project yang mereka dirikan berada di dua titik di Manado, Sulawesi Utara, yaitu Kecamatan Bunaken Kepulauan dan Kecamatan Malalayang. Turut tergabung dalam program tersebut yaitu gerakan 1000 Guru dan Divers Clean Action (DCA).

SD Inpres Bunaken ialah instansi pendidikan pertama di Manado yang menjadi bagian dari Smart Center Project. Setelahnya, ada juga SDN Malalayang. General Manager Marketing PT. Fast Food Tbk, Hendra Yuniarto menjelaskan bahwa kesempatan ini ialah menjadi momen pertama kalinya KFC menggabungkan partisipasi 1000 Guru dan DCA.

"Melalui kegiatan ini kami mengharapkan komitmen dari semua pihak untuk melakukan pemilahan sampah dan pemberian makanan tambahan untuk anak-anak," tuturnya, di SD Inpres Bunaken, Minggu (8/3).

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Inpres Bunaken, Since Marta menjelaskan bahwa pihak sekolah sangat bahagia menyambut adanya program ini. Menurutnya, masalah gizi dan kebersihan lingkungan ialah persoalan penting hari ini, yang ke depan akan berpengaruh pada tumbuh-kembang anak-anak di sekolah.

"Kami menyambut dengan suka cita program ini. Semoga Allah Yang Maha Kuasa memberi yang terbaik baik orang-orang yang sudah merelakan yang terbaik juga untuk anak-anak," tuturnya.

Penggagas DCA, Switenia Puspa Lestari menjelaskan bahwa pada kesempatan selanjutnya, baik anak-anak di SD Inpres Bunaken maupun di SDN Malalayang akan diberikan kegiatan ektrakurikuler oleh 1000 Guru Manado dan Marine Debris Ranger (MDR) Manado.

Dalam kegiatan itu, selain diajari memilah sampah, anak-anak juga akan dilatih untuk membuat baju tari Cakalele. Seluruh bahan yang digunakan juga berasal dari sampah yang telah dipilah.

"Manado merupakan wilayah MDR pertama yang kami jalankan. Kegiatan edukasi meliputi sekolah dan warga setempat dari rumah ke rumah meliputi pengelolaan sampah, bersih pantai, pengumpulan data sampah, serta didukung medium edukasi lainnya seperti poster edukasi pelestarian lingkungan," tuturnya.

Sementara itu, Pengagas 1000 Guru, Jemi Ngadiono menambahkan bahwa SD Inpres Bunaken ialah Smart Center pertama di 2020. Empat tahun belakangan, 1000 Guru dan KFC telah menjangkau kurang lebih 5700 anak-anak yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Pada 2020 ini, 1000 Guru dan KFC juga akan menjangkau 45 sekolah lainnya di Indonesia. Selain itu ada juga program membaca dan pengetasan buta aksara di kawasan yang telah menjadi lingkup kerja 1000 Guru dan KFC.

Adapun kawasan itu, tersebar mulai dari Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sumba Barat, Sumba Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Kalimantan, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Yogyakarta hingga Papua. (M-2)

Baca Juga

ScienceMag/Markus J Buehler

Dengarkan 'Nyanyian' Virus Korona Ini

👤Abdillah Marzuqi 🕔Selasa 07 April 2020, 19:26 WIB
Para ilmuwan mencari format baru yang diharapkan mampu menunjukkan bagian protein yang bisa diikat antibodi atau...
Gatesnotes.com

Rekomendasi Bacaan #DiRumahAja dari Buku Favorit Bill Gates

👤Bagus Pradana 🕔Selasa 07 April 2020, 15:00 WIB
Buku Why We Sleep dikatakan Bill Gates membuatnya mengubah pola...
Patrick Meinhardt /AFP

Terbukti, Anak-anak Lebih Tahan Terhadap Virus Korona

👤Galih Agus Saputra 🕔Selasa 07 April 2020, 11:50 WIB
Kebayakan dari mereka juga tidak memerlukan perawatan intensif di rumah sakit, bahkan kecil kemungkinannya meninggal...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya