Selasa 10 Maret 2020, 22:30 WIB

Tarif Baru Ojek Daring tak Signifikan Pengaruhi Inflasi

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Tarif Baru Ojek Daring tak Signifikan Pengaruhi Inflasi

MI/Andry Widyanto
Ojek Daring menjemput penumpang di Stasiun Tanjung Barat

 

DEPUTI Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Yunita Rusanti menuturkan, naiknya tarif ojek daring di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) berpengaruh pada tingkat inflasi.

"Ada pengaruhnya, namun besar kecilnya harus dihitung dulu. Sepertinya tidak besar, apalagi kenaikannya di pertengahan bulan," tutur Yunita kepada Media Indonesia, Selasa (10/3).

Diketahui, Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru untuk ojek daring. Tarif baru itu naik Rp250 per kilo meter (km) yang semula Rp2.000 per kilo meter menjadi Rp2.250 per km.

Baca juga : Resmi, Per 16 Maret, Tarif Ojol Naik Rp250/Km

Adapun rincian kenaikan sebesar Rp250 per km ini memiliki tarif batas bawah (TBB) sebesar Rp2.250 dan tarif batas atas (TBA) sebesar Rp2.650. Sementara untuk biaya jasa TBB sebesar Rp9.000 dan TBA sebesar Rp10.500.

"Untuk zona II kenaikannya menjadi Rp250 per km dengan TBB dari Rp2.000 menjadi Rp2.250 per km. Lalu TBA dari Rp2.500 menjadi Rp2.650 per km. Untuk biaya jasa minimal TBB Rp9.000 dan TBA Rp10.500," papar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi di kantornya, Jakarta, Selasa (10/3).

Kemenhub memastikan keputusan ini didasarkan pada pertimbangan berbagai pihak. Tepatnya melalui survei tim penelitian dan pengembangan (Litbang) Kemenhub, aspirasi pengemudi, aplikator, dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). (OL-7)

Baca Juga

Dok ACT Group

Efek Korona, Pengembang Maksimalkan Pemasaran Digital

👤Ahmad Punto 🕔Rabu 01 April 2020, 01:05 WIB
Di tengah krisis korona, pelaku industri termasuk industri properti dituntut makin kreatif dan inovatif dalam memasarkan...
Antara/Dedhez Anggara

WFH tak Ganggu Penyaluran FLPP bagi MBR

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Rabu 01 April 2020, 00:27 WIB
Total penyaluran FLPP sejak 2010 hingga per 31 Maret 2020 telah mencapai Rp47,188 Triliun untuk 683.714 unit...
Dok Kemenkominfo

Pemerintah Luncurkan Aplikasi Berbasis AI untuk Perangi Korona

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 31 Maret 2020, 22:02 WIB
Teknologi AI menghubungkan data berbasis peta dan lingkungan sekitar melalui perangkat telepon seluler (ponsel) dan terhubung dengan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya