Rabu 11 Maret 2020, 00:20 WIB

BUMN Bersiap Lakukan Buyback Saham

Despian nurhidayat | Ekonomi
BUMN Bersiap Lakukan  Buyback Saham

ANTARA
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga

 

SEBANYAK 12 emiten yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersiap melakukan pembelian kembali saham (buyback). Jumlah dana yang disiapkan mencapai sekitar Rp8 triliun.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan  tindakan buyback saham itu  akan dilakukan karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam. Selain itu, pada Senin (9/3) lalu OJK (Otoritas Jasa Keuangan) mengizinkan semua emiten atau perusahaan publik melakukan buyback  saham tanpa perlu meminta ijin dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

“Alasannya IHSG turun. Dan nilai fundamental perusahaan melebihi nilai transaksi di pasar,” ungkapnya di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, kemarin.

Lebih lanjut, Arya menayebutkan 12 BUMN itu terdiri dari sektor perbankan yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN).

“Untuk sektor konstruksi yakni PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT PP (Persero) Tbk (PTPP), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT). Untuk sektor tambang ada PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Timah Tbk (TINS),” ujarnya.

Arya menegaskan bahwa saat ini pelaksanaan buyback akan diserahkan masing-masing BUMN. “Periode kapan mulainya diserahkan kepada masing-masing perusahaan strateginya,” pungkas Arya.


Gerakkan Pasar

Pelaku pasar Danareksa Investment Management (DIM) yakin pembelian kembali atau buyback saham 12 perusahaan BUMN akan menopang kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat anjlok kisaran 6% pada Senin (9/3) lalu.

  “Itu lumayan besar untuk menggerakkan pasar,”kata Direktur Utama DIM Marsangap P Tamba di Jakarta,kemarin.

Pembelian kembali saham itu akan mendongkrak kinerja IHSG jika tidak ada lagi tekanan eksternal seperti harga minyak dunia yang merosot dan membuat IHSG sempat anjlok.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen menuturkan langkah intervensi berupa ijin melakukan buyback tanpa melalui mekanisme RUPS dilakukan untuk menyeimbangkan pasokan dan permintaan saham-saham yang diperjual belikan di dalam bursa.

 “Intinya kebijakan buyback ini untuk menambah sisi permintaan. Karena kemarin kan sempat permintaan sangat minim sementara supply terlalu banyak. Kita berupaya membuat demand dari koorporasi emiten,” ungkap Hoesen saat ditemui di Gedung Metro TV, Jakarta, kemarin.

Selain mengeluarkan kebijakan buyback, Hoesen menjelaskan OJK juga mengeluarkan kebijakan auto rejection asimetris di pasar modal.
Autorejection dilakukan untuk mengatasi global sell off yang terjadi karena sentimen negatif terutama di pasar global yang merambat ke domestik.

“Kita lihat bahwa pasar ini harus ada kebijakan lagi di dalam meneteralisasi dari market mekanismenya di bursa efek. Makanya kita minta bursa membuat 1 kebijakaan untuk auto rejection yang asimetris,” tuturnya.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin bangkit sejalan dengan kenaikan bursa saham Asia, IHSG ditutup menguat 84,02 poin atau 1,64% ke posisi 5.220,83 seiring rebound-nya hara sejumlah emiten. (Uta/Ant/E-1) 

Baca Juga

MI/M Iqbal Al Machmudi

Tol Laut Dorong Perekonomian Masyarakat di Morotai

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 07:05 WIB
PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) sebagai operator dan pengangkut logistik konsisten mengirim hasil bumi dari Morotai...
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Pelebaran Defisit Bermanfaat

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 05:30 WIB
Pendapatan pajak turun 13,7%, tapi masih dalam rentang perkiraan...
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Komitmen pada Ekonomi Digital

👤Try/Ant/E-1 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 05:20 WIB
PEMERINTAHAN Presiden Joko Widodo dinilai mulai menunjukkan komitmen dalam upaya membangun ekonomi digital di Tanah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya