Selasa 10 Maret 2020, 18:13 WIB

Mentan SYL:Berhenti Dulu Politik-Politiknya,Pikirkan Perut Rakyat

mediaindonesia.com | Ekonomi
Mentan SYL:Berhenti Dulu Politik-Politiknya,Pikirkan Perut Rakyat

DOK KEMENTAN
Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam Rakor Dewan Ketahanan Pangan di Jakarta.

 

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menghimbau para gubernur, wali kota, dan bupati agar memperhatikan ketersediaan pangan yang ada di wilayahnya masing-masing. Kata Mentan, langkah ini penting dilakukan untuk menjamin ketersediaan pangan, mengingat saat ini dunia sedang digoncang wabah virus korona.

"Berhenti dulu politik-politiknya, berhenti dulu dengan status yang dimiliki. Pikirkan perut rakyat dan pastikan pangan mereka tersedia. Saya siap untuk membantu jika kalian (pimpinan daerah) butuh bantuan," ujar Mentan saat menghadiri Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (10/3).

Menurut Mentan, dalam situasi seperti ini semua elemen dan pemangku kepentingan harus turun tangan untuk memastikan pangan nasional aman dan terkendali dengan baik. Terlebih saat ini, perdagangan dunia melorot hingga di angka 17%. "Sekali lagi, saya minta kita berjuang sama-sama melawan guncangan yang kita hadapi ini," katanya.

Baca Juga: Antisipasi Dinamika Ekonomi Global dengan Produksi Pertanian

Mentan mengatakan, jika ekonomi terus melemah, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi shut down secara perlahan dan industri-industri di seluruh dunia. Mereka secara serentak akan menurunkan produksi sementara dan bisa mengakibatkan PHK dalam skala besar.

"Persoalan ini yang harus menjadi perhatian kita sebagai pemerintah. Untuk itu, mari kita pastikan perekonomian kecil tetap berjalan dari pasar ke pasar. Meskipun dari data yang kita miliki, beras kita cukup dan yang lain juga cukup," katanya. "Kita tidak boleh menambah beban psikologi negara. Jangan biarkan harga cabai naik dari Rp25 ribu menjadi Rp80 rb," tambahnya.

Di sisi lain, Mentan mendukung tindakan tegas aparat berwajib untuk memberi efek jera kepada oknum-oknum yang sengaja menaikkan harga dan menimbun bahan pangan.

"Kalo ada penimbunan saya akan minta pak Kapolri turun tangan. Semua harus turun tangan, jangan biarkan publik panik sehingga terjadi yang namanya Panic Buying. Yang jelas seluruhnya kita usahakan mulai dari kebutuhan hingga produksi dalam negeri," tutupnya. (RO/OL-10)

Baca Juga

ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Tutup Akhir Pekan, IHSG Menghijau Seharian

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 16:45 WIB
Pada penutupan perdagangan hari ini, terdapat 191 saham menguat, 223 saham melemah, dan 159 saham...
Ist/Kementan

Greentea Coklat dan Greentea Rice Craker, Produk Teh Eksotis

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 16:22 WIB
Inovasi dan kreasi yang dilakukan Pemilik Usaha Arafa Tea, Ifah, sejalan dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo...
Ist/Kementan

Diperkirakan, Konsumsi Kopi Dunia Meningkat 5%

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 16:12 WIB
Kepala Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri), Tri Joko Santoso mengatakan, karena konsumsinya meningkat, maka di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya