Selasa 10 Maret 2020, 17:20 WIB

Tekan Kemiskinan di Cianjur, Kemensos Kucurkan Bansos Rp206 M

Benny Bastiandy | Humaniora
Tekan Kemiskinan di Cianjur, Kemensos Kucurkan Bansos Rp206 M

MI/Benny Bastiandy
Mensos Juliari P Batubara berinteraksi dengan keluarga penerima manfaat bansos saat digelar launching Program Sembako di Cianjur, Jabar.

 

JUMLAH penerima Program Sembako di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tahun ini mencapai sebanyak 209.612 keluarga penerima manfaat (KPM). Dari jumlah sebanyak itu, pemerintah melalui Kementerian Sosial RI menggelontorkan bantuan sebesar Rp105.271.600.000 selama periode Januari, Februari, dan Maret.

"Kami ingin memastikan, dengan adanya bantuan Program Sembako ataupun PKH (Program Keluarga Harapan), ke depan tidak ada lagi warga yang miskin. Masyarakat sudah sejahtera," kata Menteri Sosial RI, Juliari P Batubara, saat meluncurkan Program Sembako di Lapang Jagaraksa, Desa Jambudipa, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Selasa (10/3) petang.

Juliari menegaskan diluncurkannya berbagai program, termasuk di dalamnya Program Sembako, bertujuan menekan angka kemiskinan di Indonesia. Di Provinsi Jawa Barat, kata Juliari, pemerintah menggelontorkan anggaran stimulus Program Sembako mencapai Rp1.287.983.150.000 untuk 2.550.001 KPM.

Baca Juga: Kemensos Naikkan Anggaran Bansos 2019

"Program Sembako ini untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia yang lebih bergizi seimbang. Secara umum, Program Sembako ini bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran mayarakat miskin agar dapat keluar dari garis kemiskinan termasuk di Kabupaten Cianjur," bebernya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan di Jawa Barat pada September 2019 sebesar 6,82%. Berarti, terjadi penurunan kembali persentase kemiskinan sebesar 0,09% dibanding Maret 2019 sebesar 6,91%.

"Melihat data, berbagai upaya penanganan kemiskinan oleh pemerintah,  salah satunya Program Sembako, berdampak signifikan terhadap angka kemiskinan," tegas Juliari.

Baca Juga: Bansos Diarahkan ke Aktivitas Produktif

Terhitung mulai Maret 2020, kata Juliari, nilai bantuan Program Sembako ditambah sebesar Rp50 ribu dari semula Rp150 ribu menjadi Rp200 ribu per KPM. Penaikan nilai bantuan Program Sembako sebagai bagian dari instrumen fiskal untuk ikut mengatasi dampak penyebaran virus korona (Covid-19) terhadap perekonomian Indonesia.

"Tambahan nilai bantuan Program Sembako Rp50 ribu ditambahkan ke rekening 15,2 juta KPM selama enam bulan ke depan atau sampai Agustus
2020," tuturnya.

Kebijakan ini ditempuh, kata Mensos Juliari, karena diperkirakan dampak dari penyakit yang disebabkan virus korona itu cukup serius. Yakni dikhawatirkan menimbulkan perlambatan perekonomian Indonesia. Tentu saja, kata Juliari, hal ini perlu diantisipasi agar tingkat konsumsi masyarakat, termasuk KPM penerima bansos, terjaga.

"Ini crash programme atau merupakan respons pemerintah untuk menjaga konsumsi di lapisan terbawah agar tidak terganggu oleh perlambatan ekonomi," tandasnya.

Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI, Asep Sasa Purnama, mengatakan untuk Kabupaten Cianjur, jumlah penerima manfaat PKH di sampai tahun ini sebanyak 129.842 KPM. Sedangkan jumlah penerima manfaat Program Sembako di Kabupaten Cianjur sampai tahun ini sebanyak 209.612 KPM.

"Jumlah Bantuan Sosial yang diserahkan dari Kementerian Sosial RI kepada Kabupaten Cianjur pada tahun ini sebesar Rp206.436.875.000," terang Asep.

Rinciannya, untuk bantuan PKH reguler sebesar Rp101.165.275.000, untuk Program Sembako sebesar Rp105.271.600.000 pada periode Januari, Februari dan Maret 2020, dan Bantuan Sosial reguler sebesar Rp3.150.000.000 meliputi Kube untuk 80 Kelompok atau 800 KPM senilai Rp1,6 miliar, 100 Unit RS Rutilahu untuk 100 KPM senilai Rp1,5 miliar, dan Sarling 1 lokasi senilai Rp50 juta.

"Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Sosial yang begitu perhatian dengan masyarakat Cianjur," timpal Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman. (BB/OL-10)

Baca Juga

Antara

Ini Loh Penggunaan Masker yang Sesuai Anjuran WHO

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 09 April 2020, 14:05 WIB
PEMAKAIAN masker saat wabah Covid-19 bukan hanya untuk orang yang sakit. Namun, orang sehat dan melakukan aktivitas di luar rumah harus...
ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Salurkan Bansos, Komisi VIII DPR Beri Pesan ke Kemensos

👤Ihfa Firdausya 🕔Kamis 09 April 2020, 13:16 WIB
Bantuan Perlindungan Sosial harus segera dilakukan sesegara mungkin dengan memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat dan momentum menghadapi...
ANTARA/AKBAR TADO

Artis dan Selebgram Dukung Gerakan Masker Kain untuk Semua

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 09 April 2020, 13:03 WIB
Boy William, Raffi Ahmad, Dian Sastrowardoyo, Deddy Cobuzier dan beberapa selebritas lain memposting ajakan agar masyarakat bergabung dalam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya