Selasa 10 Maret 2020, 14:29 WIB

Waspada Ada 187 Hoaks Terkait Korona

Ferdian Ananda Majni | Politik dan Hukum
Waspada Ada 187 Hoaks Terkait Korona

Ilustrasi
Hoaks

 

KEMENTERIAN  Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menemukan 187 hoaks atau berita bohong terkait virus corona (COVID-19) per Selasa (10/3) pagi.

Menteri Kementerian Komunikasi dan Informasi, Johnny G. Plate mengatakan pihaknya melakukan monitoring dari cyber drone kominfo. Hal itu dilakukan dalam rangka penanganan hoaks yang beredar di masyarakat.

"Pertama, kami berkomunikasi dengan platform untuk konfirmasi kominfo tidak blokir, dan itu sudah disampaikan," kata Johnny di Gedung Dewan Pers Jakarta Pusat, Selasa (10/3).

Menurutnya, penanganan itu bagian komunikasi Kominfo dengan platform Facebook, Youtube, Twitter untuk menghapus konten negatif tersebut.

"Siapa saja platform digitalnya? ada banyak, termasuk diantaranya facebook twitter, instagram dan lain sebagainya," sebutnya.

Dia menyebut Kominfo tidak akan membiarkannya informasi itu meresahkan masyarakat. Bahkan jika ada yang melanggar, pihaknya akan mengambil langkah hukum.

"Kami sudah berkomunikasi dengan penegak hukum, tapi secara khusus dengan covid 19, kami sudah menyurati kepolisian RI dalam rangka penegakkan hukum, law enforcementnya, tentu itu kewenangan kepolisian pengadilan dan kejaksaan," paparnya.

Johnny menambahkan, pencegahan yang dilakukan Kominfo terkait atitude, sikap dan cara berpikir masyarakat sehingga pencegahan harus dilakukan dalam program yang multidisiplin dan multi kementerian lembaga, yaitu edukasi.

"Diberikan edukasi literasi berjenjang, masif dilakukan baik kominfo maupun bekerja sama dengan lembaga pendidikan, kemasyarakatan, bagaimana kita menggunakan ruang digital secara cerdas," terangnya.

Oleh karena itu, menggunakan media sosial secara keliru termasuk memproduksi hoaks tentunya dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Bahkan berdampak pada bangsa dan negara.

"Memproduksi hoaks, menyebar hoaks, nggak ada yang diuntungkan dari situ, makanya stop hoaks Covid19," lanjutnya.

Terkait pemblokiran dilakukan melalui platform digital. Sehingga ia pastikan sudah beberapa dilakukan take down.

"yang saya maksudkan tadi, kominfo tidak melakukan pemblokiran secara teknis, karena secara teknis itu dilakukan platform digital," pungkasnya. (OL-2)

Baca Juga

Antara

Ini 4 Poin Klarifikasi Said Didu ke Luhut. Tidak Ada Minta Maaf

👤Henri Siagian 🕔Selasa 07 April 2020, 21:35 WIB
Bahwa Menko Kemaritiman dan Investasi (Bpk Luhut B Pandjaitan) lebih mengutamakan kebijakan penyelamatan investasi yang mungkin merupakan...
MI/Susanto

MER-C Minta Mantan Menkes Dibebaskan untuk Bantu Atasi Covid-19

👤Antara 🕔Selasa 07 April 2020, 21:25 WIB
MER-C berharap seluruh sumber daya manusia unggul yang memiliki keahlian di bidang kesehatan yang dimiliki Indonesia bisa diberdayakan...
MI/IMMANUEL ANTONIUS

Said Didu: Saya Tidak Akan Minta Maaf, Memang Faktanya Begitu

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 07 April 2020, 21:07 WIB
Pemerintah saat ini lebih mengutamakan kebijakan penyelamatan ekonomi dibandingkan dengan kebijakan mengatasi dampak pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya