Selasa 10 Maret 2020, 11:00 WIB

Pertengahan Maret, Polda Metro Jaya Uji 45 Kamera ETLE

Antara | Megapolitan
Pertengahan Maret, Polda Metro Jaya Uji 45 Kamera ETLE

ANTARA/Aditya Pradana Putra
Kamera pengawas atau 'closed circuit television' (CCTV) terpasang di Jalan MH Thamrin, Jakarta

 

DIREKTORAT Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menguji coba 45 kamera tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE) tambahan pada pertengahan Maret 2020.

"Rencananya diujicobakan pada 13 Maret tapi tentatif," kata Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pembinaan Penegakan Hukum (Bin Gakkum) pada Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar saat dikonfirmasi, Selasa (10/3).

Fahri mengatakan, saat ini, kamera pemantau kendaraan itu masih tahap pemasangan instalasi dan penyelesaian (finishing).

Setelah selesai pemasangan, petugas Ditlantas Polda Metro Jaya akan melakukan uji coba selama sepekan, kemudian tahapan sosialisasi serta penegakan hukum.

Baca juga: Kapolres Jakut Beri Penghargaan pada Susanna Sang Penjual Sembako

Petugas telah memasang dua kamera pemantau untuk mengawasi pengendara yang melanggar sejak November 2018 di sekitar Patung Kuda dan perempatan Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat.

Selanjutnya, Polda Metro Jaya menambah 12 kamera guna memantau pelanggaran yang dilakukan pengendara di sepanjang Jalan Bundaran Senayan-Jalan MH Thamrin sejak 1 Juli 2019.

Kamera tersebut akan mendeteksi pengendara yang melanggar penggunaan sabuk pengaman, penggunaan telepon seluler, batas kecepatan dan plat nomor ganjil-genap.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun membantu Polda Metro Jaya menambah pengadaan 45 kamera untuk bukti pelanggaran (tilang) elektronik.

Rencananya, penambahan kamera tilang elektronik itu meliputi:

A. Jalur Kota Tua-Gajah Mada-MH Thamrin-Sudirman-Blok M-Senayan.

Titik penempatan kamera sebanyak 18 kamera meliputi:
1. Simpang Kota Tua: 1 kamera.
2. Simpang Ketapang: 2 kamera.
3. Simpang Harmoni (depan Bank BTN): 4 kamera.
4. Simpang Istana Negara: 1 kamera.
5. Simpang Kebon Sirih: 2 kamera.
6. Simpang Bundaran HI: 1 kamera.
7. Simpang Bundaran Senayan (dari arah Blok M): 1 kamera.
8. Simpang CSW: 4 kamera.
9. Depan Plasa Senayan 2 Arah: 2 kamera.

B. Jalur Grogol-Pancoran.

Titik penempatan kamera terdapat 8 Titik meliputi:
1. Simpang Pancoran: 2 kamera.
2. Simpang Slipi S. Parman ke Gatsu: 1 kamera.
3. Simpang Tomang: 1 kamera.
4. Simpang Grogol arah Daan Mogot ke Kyai Tapa: 1 kamera.
5. Depan Hotel Fourseasons: 1 kamera.
6. Depan DPR-MPR Pintu utama: 1 kamera.
7. Depan All Fresh Pancoran: 1 kamera.

C. Jalur Halim-Cempaka Putih.

Titik penempatan kamera sebanyak 8 buah, meliputi;
1. Simpang Halim Lama: 1 kamera.
2. Simpang Rawa Mangun: 1 kamera.
3. Simpang Pramuka: 2 kamera.
4. Simpang Cempaka Putih: 2 kamera.
 
D. Rasuna Said, Gunung Sahari dan Prof Dr. Satrio

Titik penempatan kamera sebanyak 11 tempat, meliputi:
1. Depan Halte Timah (dua arah): 2 Kamera.
2. Depan Halte Setia Budi (dua arah): 2 kamera.
3. Simpang HOS Cokroaminoto Imam Bonjol: 2 kamera.
4. Simpang Tugu Tani dari arah Senen: 1 kamera.
5. Depan Puskurbuk Kemendikbud: 2 kamera.
6. Depan BNI 46 Gunung Sahari: 2 kamera. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Mulai Besok, KRL Hanya Beroperasi Jam 6 Pagi Hingga Jam 6 Sore

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 09 April 2020, 21:23 WIB
Selain penyesuaian jam operasional, jumlah pengguna juga akan dibatasi lebih...
Istimewa

Rumkitlap AGP Terima Surat Rekomendasi Jadi RS Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 09 April 2020, 21:20 WIB
Kehadiran Rumah Sakit Lapangan ini sangat diharapkan untuk membantu penanganan pasien terduga Covid-19 di Jakarta yang sudah menjadi...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Organda DKI Minta Pembebasan Pajak Kendaraan Umum Selama Covid-19

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 09 April 2020, 21:15 WIB
Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta, sebutnya, berdampak terpuruknya penghasilan industri angkutan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya