Selasa 10 Maret 2020, 10:08 WIB

Anies Janji Terbuka Soal Virus Korona agar Warga tidak Panik

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Anies Janji Terbuka Soal Virus Korona agar Warga tidak Panik

AFP/ADEK BERRY
Seorang warga mengenakan masker saat menghadiri sebuah pameran buku di Jakarta.

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan pentingnya keterbukaan informasi kepada warga terkait penyebaran virus korona atau COVID-19. Pihaknya mengimbau kepada warga Ibu Kota agar selalui mewaspadai virus menular tersebut.

"Kami percaya keterbukaan serta penyampaian informasi secara berkala akan memudahkan kita bertindak dengan benar dan menghindari panik yang tidak perlu. Mari bersama waspada terhadap COVID-19," ujarnya lewat akun Twitter @aniesbaswedan, Selasa (10/3).

Menurut Anies, jajarannya selalu sigap menangani kasus virus korona itu.

Baca juga: Virus Korona Mewabah, JIS Libur

Melalui Dinas Kesehatan, ia menyebut akan dilakukan diagnosa awal via telepon dan tim Dinas Kesehatan akan mengonfirmasi gejala dengan datang langsung ke tempat warga soal virus itu.

"Jangan langsung datang ke fasilitas kesehatan sendiri," kata Anies.

Anies juga meminta warga DKI Jakarta bisa terus memantau perkembangan data soal COVID-19 di corona.jakarta.go.id .

Ia juga mengatakan apabila ada warga yang mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, sesak napas dan ada riwayat perjalanan dari negara terjangkit COVID-19 atau pernah kontak dengan pasien Positif COVID-19, bisa segera menghubungi 112 atau Whatssap di 0813-8837-6955

Adapun update data COVID-19 per (9/3) pukul 18.00 WIB, orang dalam pemantauan (ODP) ialah 68 dan selesai pemantauan ada 310 orang.

ODP ialah orang dengan gejala demam di bawah 38 derajat Celcius atau ada riwayat demam atau ISPA tanpa pneumonia, dan memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.

Sedangkan data soal pasien dalam pemantauan (PDP), yang masih dirawat ada 87 orang dan pasien pulang sehat ada 79 orang.

PDP ialah orang mengalami gejala demam di atas 38 derajat Celcisus,  riwayat demam, ISPA, dan pneumonia ringan hingga berat serta memiliki riwayat perjalanan ke negara terjangkit atau kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif covid dalam 14 Hari terakhir. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Kapolda Jamin Keamanan di Jakarta Saat PSBB

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 08 April 2020, 16:39 WIB
PSBB dikhawatirkan akan dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk melakukan aksi kejahatan, untuk itu upaya-upaya preventif, preemtif, dan...
MI/Iqbal Al Machmudi

Anies: 61% Kasus Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Lansia

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 08 April 2020, 16:30 WIB
Anies Baswedan minta jajarannya memperhatikan kelompok rentan lansia dan yang memiliki penyakit bawaan sebab risiko kematian akibat...
Antara

Polri Waspadai Pelanggaran Selama Penerapan PSBB

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 08 April 2020, 16:15 WIB
Demi memastikan penerapan PSBB di DKI Jakarta,  Polri melalui surat telegram No. ST/1098/IV/HUK.7.1./2020 akan mewaspadai sejumlah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya