Senin 09 Maret 2020, 22:26 WIB

Kejagung Sita Aset Jiwasraya Senilai Rp13,1 Triliun

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Kejagung Sita Aset Jiwasraya Senilai Rp13,1 Triliun

MI/Susanto
Jaksa Agung ST Burhanuddin

 

KEJAKSAAN Agung menyita sejumlah aset milik PT. Asuransi Jiwasraya senilai Rp13,1 triliun. Namun, tidak dijelaskan secara detail aset Jiwasraya yang disita oleh Korps Adhyaksa itu.

"Jadi aset yang dapat kita sita itu sebanyak Rp13,1 triliun, ini masih tetap berkembang," ungkap Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (9/3).

Meski demikian, Burhanuddin mengakui, total aset tersebut belum sesuai dengan total kerugian akibat gagal bayar Jiwassraya yang ditaksir Badan Pemeriksa Keuangan mencapai Rp16,81 triliun.

Burhanuddin pun menegaskan bahwa pihaknya akan terus memburu aset para tersangka untuk mengembalikan kerugian negara tersebut.

Baca juga : Kejagung Sita Aset Tersangka Jiwasraya Senilai Rp11 Triliun

"Pasti akan kami kembangkan terus, siapa pun yang terlibat disitu akan saya kejar," lanjutnya.

Sementara itu, BPK baru saja mengumumkan hasil penghitungan kerugian terkait dengan produk investasi Jiwasraya yang disebut JS Saving Plan selama 2008-2018. Diketahui kerugian tersebut terdiri dari investasi saham dan reksadana.

"Terdiri dari kerugian negara investasi saham sebesar Rp4,65 triliun, dan kerugian negara akibat investasi dari reksadana sebesar Rp12,16 triliun," tambah Ketua BPK Agung Firman Sampurna.

Agung menjelaskan, pihaknya menggunakan metode penghitungan kerugian negara atau total loss. Dia mengatakan bahwa perhitungan tersebut pun didapatkan dari investasi saham dan reksadana.

"Keseluruhannya terkait dengan dana yang dikeluarkan untuk reksadana dengan underline efek-efek yang dikendalikan oleh pihak terafiliasi, dikurangi dana yang berasal dari penyertaan reksadana. Teknisnya seperti itu kira-kira" pungkasnya.

Selain itu, Kejagung juga sudah menetapkan enam orang tersangka dalam kasus Jiwasraya. Para tersangka tersebut ialah Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro; Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat; mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Harry Prasetyo.

Kemudian, mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Syahmirwan; dan Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto. (OL-7)

Baca Juga

MI/ARYA MANGGALA

Tarif Baru Wajib Pajak Badan Bisa Diberlakukan

👤Wan/E-1 🕔Minggu 05 April 2020, 07:50 WIB
Untuk masa pajak April 2020, dihitung berdasarkan laba fiskal yang dilaporkan pada SPT Tahunan 2019, tetapi sudah menggunakan tarif baru,...
Dok Setkab

Pemerintah telah Antisipasi Maraknya PHK

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Minggu 05 April 2020, 07:45 WIB
Pemegang kartu prakerja menerima total bantuan Rp3.550.000. Rinciannya, insentif Rp600 ribu selama empat bulan, biaya survei senilai...
MI/ROMMY PUJIANTO

Hari Ini, Donasi LG untuk Covid-19 Tiba di Indonesia

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Minggu 05 April 2020, 07:30 WIB
Perusahaan elektronik asal Korea Selatan, LG, merealisasikan janji untuk memberikan bantuan bagi penanggulangan wabah  virus korona...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya