Senin 09 Maret 2020, 21:35 WIB

Musisi Muda Perlu Paham Kontrak Kerja

Bagus Pradana | Weekend
Musisi Muda Perlu Paham Kontrak Kerja

Unsplash/ Gabriel Gurrola
Kontrak kerja harus dipahami para musisi.

TIDAK jarang musisi menjadi objek eksploitasi akibat regulasi yang kurang memadai, bahkan kadang mereka tidak mendapatkan haknya sama sekali. Berkaca dari carut marutnya aturan dalam blantika musik tanah air membuat musisi senior yang kini menekuni profesi barunya sebagai advokat musik, Arry Syaff buka suara. Ditemui di M Bloc Space, Jakarta Selatan (9/3) dalam peringatan Hari Musik Nasional, Arry menghimbau kepada para musisi muda agar mulai paham terhadap urusan administrasi ketika berkarya, khususnya perihal kontrak kerja di kalangan musisi.

 

"Saya rasa musisi muda hari ini harus 'melek' hukum, terutama masalah kontrak kerja, agar bisa menjamin diri untuk mendapatkan pemenuhan atas haknya. Regulasi di musik ini masih tumpang tindih dan belum jelas, nah celah ini yang ingin kita tutup," terang Arry.

 

Menurutnya, sering kali posisi promotor lebih tinggi dari musisi, bahkan banyak musisi yang dieksploitasi oleh promotornya. "Budaya ini harus kita ubah, salah satu caranya adalah dengan ketelitian kita saat membaca kontrak," tambahnya.

 

Arry mengingatkan, terdapat setidaknya tiga klausa yang harus diperhatikan oleh para musisi ketika sedang berhadapan dengan kontrak kerja, yakni ruang lingkup tugas dan kewajiban; pengupahan; dan fasilitas yang didapatkan. 

 

Arry yang juga merupakan anggota dari Federasi Serikat Musisi Indonesia (FMSI) mengungkapkan banyak musisi muda yang dirugikan soal klausa pertama karena ketidakberanian bersikap. Seringkali musisi telah merasa beban kerja tidak sepadan namun tidak punya keberanian untuk memperbaiki kontrak.  

 

"sekarang waktunya musisi untuk speak out, kita tahu banyak temen yang berat untuk bersikap, tapi mulai hari ini harus kita coba. Ini kita kasih panduannya agar temen-temen musisi bisa memperoleh proteksi untuk hak-haknya ketika menjalankan pekerjaannya," ungkap 

 

Keberanian bersikap juga penting bagi kesesuaian klausa kedua, yakni pengupahan. 

 

Menurut Arry, asas transparansi adalah landasan utama dalam klausa pengupahan ini, ada baiknya pihak promotor juga memberikan ruang kepada talentnya untuk mendapatkan update informasi mengenai penjualan tiket dan promosi acara. Dengan keterbukaan tersebut, diharapkan dapat memupuk rasa kepemilikan dari kedua belah pihak untuk even yang diselenggarakannya.

 

Soal klausa ketiga, Arry mengungkapkan jika hal fasilitas bukan semata masalah teknis. Masalah tersebut dapat mempengaruhi performa panggung dari musisi itu sendiri. Arry Syaff menilai kendala ini dapat ditanggulangi melalui kejelasan pemenuhan fasilitasi dalam kontrak kerja suatu pertunjukan. 

 

Dengan memasukan komponen fasilitasi untuk penampilan panggung dan kebutuhan-kebutuhan penunjang lain dari musisi dalam kontrak kerja diharapkan mampu menjembatani keinginan musisi untuk memberikan penampilan terbaiknya.

 

Ketiga hal tersebut juga diakui oleh Jeane Phialsa. Gadis yang akrab di sapa Alsa ini adalah seorang musisi yang pawai memainkan intrumen drum yang baru memulai karir musiknya, ia mengaku masih sangat awam dengan masalah 'kontrak kerja musik' meskipun ia sudah sering mengisi banyak even musik di kota-kota besar di Indonesia. 

 

"Sebagai musisi muda, aku masih awam ketika berbicara mengenai kontrak kerja ini, jadi memang harus sering sharing sih dengan temen-temen advokat yang memiliki background musisi. Tadi dapet banyak insight yang disampaikan oleh temen-temen advokat mengenai pentingnya kita sadar hukum, terutama saat berhadapan dengan kontrak kerja, ternyata penting untuk dipelajari terlebih dahulu," ungkap penabuh drum jebolan Erwin Gutawa Orkestra ini.

 

"Sebenarnya musisi itu tahu hak-hak mereka, cuma mereka nggak tahu harus mengomunikasikannya kemana, karena banyak diantara kami kan nggak punya background hukum. Ajang sharing seperti ini menurut saya sangat penting untuk musisi muda karena memberi kami ruang untuk berkeluh-kesah," pungkasnya. (M-1)

 

Baca Juga

JANEK SKARZYNSKI / AFP

Sejak Abad ke-7 SM, Musik jadi Terapi Melawan Pandemi

👤Abdillah Marzuqi 🕔Selasa 07 April 2020, 08:29 WIB
Sejak era Mesir kuno, Yunani, dan Babilonia, musik menjadi salah satu media alternatif penyembuhan...
123RF

Taklukkan Ketinggian Basecamp Everest di Rumah Anda

👤Galih Agus Saputra 🕔Selasa 07 April 2020, 08:15 WIB
April ialah masa ketika biasanya banyak pendaki merencanakan petualangan menuju puncak tertinggi di dunia,...
123RF

'Bagaimana Mencegah Virus Corona’ Tren Teratas Google Indonesia

👤Fathurrozak 🕔Selasa 07 April 2020, 01:15 WIB
Tanggal 16 Maret menjadi puncak minat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya