Senin 09 Maret 2020, 20:51 WIB

Endus Nurhadi di Bogor, KPK Lakukan Penggeledahan

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
Endus Nurhadi di Bogor, KPK Lakukan Penggeledahan

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi

 

PENYIDIK Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sebuah villa di kawasan Bogor. Tiga buronan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan perkara di Mahkamah Agung tahun 2011 sampai 2016 terendus di sana.

"Penyidik hari ini dilakukan penggeledahan di satu tempat di villa diduga milik NH (mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi) di Ciawi, Bogor. Para DPO, NH dan kawan-kawan dan istri belum ditemukan oleh KPK," kata Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, hari ini.

Ali mengatakan penggeledahan itu dilakukan sejak siang hingga saat ini. Penyidik menduga ketiga buronan dan istrinya itu sedang ada di sana. Para istri buronan itu juga dicari oleh penyidik. "Para istri para tersangka kita panggil tiga kali mangkir dari panggilan," ujar Ali.

Ali mengatakan penyidik masih tidak menemukan Nurhadi Cs dalam penggerebekan itu. Namun, penyidik menemukan belasan motor sitaan dan sebuah mobil yang diduga milik salah satu tersangka.

"Ada beberapa motor mewah belasan jumlahnya, motor gede begitu ya, dan kemudian ada empat mobil mewah yang terparkir di gudang di sebuah vila yang diduga milik tersangka NH," tutur Ali.

Ali masih enggan merinci hasil lanjutan penggeledahan itu lantaran tim pencari masih di lokasi. Namun, Ali mengatakan tim sudah melakukan penyegelan terhadap vila dan kendaraan di sana.

"Karena ini bagian dari aset penting juga kaitannya juga bagian dari penerimaan-penerimaan yang kita sangkakan tentunya ada tindakan-tindakan hukum dri penyidik KPK terhadap aset-aset yang dimiliki oleh tersangka," ucap Ali.

Hingga hari ini, KPK masih belum menangkap tiga tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan perkara di Mahkamah Agung tahun 2011 sampai 2016. Ketiga orang itu adalah mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi, Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto dan Menantu Nurhadi, Rezky Herbiono.(Medcom.id/OL-4)

Baca Juga

ANTARA/SIGID KURNIAWAN

Pesan Jokowi di Hari Pancasila: Pandemi Menguji Daya Juang Bangsa

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Senin 01 Juni 2020, 10:56 WIB
"Sebagai bangsa yang besar kita juga harus tampil sebagai pemenang. Kita harus optimis. Kita harus mampu menciptakan peluang di tengah...
ANTARA/HAFIDZ MUBARAK

Lanjutkan Pilkada 2020, KPU Kebut Regulasi

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 01 Juni 2020, 10:46 WIB
KPU RI tengah merampungkan satu lagi Peraturan KPU (PKPU) tentang penyelenggaraan pilkada di masa bencana nonalam yang tentu mengadopsi...
BIRO SETPRES/MUCHLIS

Nilai Pancasila Menguatkan Bangsa di Tengah Pandemi

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 01 Juni 2020, 10:12 WIB
Pancasila harus terus menjadi nilai yang hidup dan bekerja di dalam setiap kebijakan dan keputusan yang pemerintah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya