Senin 09 Maret 2020, 19:16 WIB

Remaja Pembunuh Bocah di Jakpus Diobservasi Dua Minggu

Tri Subarkah | Megapolitan
Remaja Pembunuh Bocah di Jakpus Diobservasi Dua Minggu

MI/Ilustrasi
Ilustrasi pembunuhan

 

REMAJA 15 tahun yang melakukan pembunuhan terhadap APA, 5, di Jakarta Pusat mulai diobservasi hari ini. Menurut Kepala Tim Dokter Kejiwaan RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Henny Riana, proses observasi akan berlangsung selama 14 hari kerja.

"Yang digali adalah, dalam kesimpulan orang ini mengalami gangguan jiwa atau tidak, apakah berkaitan dengan masalah tindakannya, apakah dia memenuhi unsur-unsur tanggung jawab terhadap kasus yang dialami," kata Henny di RS Polri Kramat Jati, Senin (9/3).

Menurut Henny, pihaknya akan melakukan serangkaian tes terhadap pelaku yang nantinya tertuang laporan visum et repertum psikiatrikum (visum jiwa).

"Teknisnya dalam hal ini pemeriksaan dengan wawancara psikiatri, pemeriksaan psikometri, pemeriksaan tim dari psikolog. Kalau dibutuhkan ya dari spesialis anak dan spesialis neurologi, dan lain-lain," papar Henny.

Selama masa observasi, pelaku ditempatkan di ruangan isolasi khusus menangani psikologi forensik. Sebagai langkah awal, tim dokter melakukan pendekatan terhadap pelaku.

Baca juga : Polisi Periksa Kejiwaan Remaja Pembunuh

"Awal ini tentu tidak semua kita tanyakan secara langsung, jadi perlahan-lahan. Kalau pertanyaan secara bertubi-tubi membuat orang tidak nyaman," ungkap Henny.

Henny menambahkan, pelaku mendapatkan pendampingan saat tim dokter mengobservasinya. Sejauh ini, kata Henny, pelaku masih terbilang kooperatif.

Pemeriksaan kejiwaan dilakukan mengingat banyaknya temuan-temuan polisi dalam kasus tersebut.

Diketahui, korban merupakan tetangga yang biasa bermain di rumah pelaku. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (5/3) di rumah pelaku di daerah Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat. (OL-7)

Baca Juga

Antara/Risky Andrianto

Dilaporkan Mantan Istri, Vicky Prasetyo Ditahan di Rutan Salemba

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 07 Juli 2020, 21:34 WIB
"Kasus laporan Angle Lelga katanya Vicky melakukan perbuatan tidak menyenangkan dan fitnah," kata kuasa hukum Vicky, Ramdan...
MI/ANDRI WIDIYANTO

65% Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Sembuh, 5% Meninggal Dunia

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 07 Juli 2020, 21:15 WIB
Sampai dengan hari ini kami laporkan, 405 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 3.379 orang melakukan self isolation di...
AFP/Brent Stirton

Ada Konser Drive-In, Ini Protokol Medis yang Disiapkan Promotor

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 07 Juli 2020, 21:13 WIB
Berlian Entertainment bekerja sama dengan pihak ketiga yakni Safety World untuk menangani teknis penerapan protokol...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya