Senin 09 Maret 2020, 15:15 WIB

Dompet Dhuafa dan Nobu Bank Dorong Perbankan untuk Filantropi

mediaindonesia.com | Humaniora
Dompet Dhuafa dan Nobu Bank Dorong Perbankan untuk Filantropi

Istimewa
Jumpa pers peluncuran E-Channels yang dilaksanakan Dompet Dhuafa dan Nobu Bank di Jakarta.

 

PERKEMBANGAN dunia teknologi sudah semakin maju terutama pola transaksi perbankan yang melibatkan masyarakat luas. Hanya melalui senggenggam tangan sudah bisa bertransaksi tanpa batas waktu maupun tempat. 

Melihat ini, Nobu Bank berinisiatif untuk menggandeng Dompet Dhuafa untuk menjadi institusi perbankan yang membantu memberikan layanan kemudahan kepada masyarkat Indonesia dalam menyalurkan donasinya (zakat, infak, wakaf) melalui fitur-fitur yang dimiliki bank ini.

"Jadi masyarakat tidak perlu repot lagi untuk berderma, cukup menikmati fitur yang kami miliki, maka donasipun dapat tersalurkan tepat sasaran," ujar Direktur Program Dompet Dhuafa Imam Rulyawan di Jakarta, Senin (9/3).

Perbankan di dunia filantropi memiliki peran yang sangat strategis, khususnya dalam hal mendukung penghimpunan dana. Dengan kecanggihan teknologi yang sangat mumpuni, lembaga filantropi seperti Dompet Dhuafa sangat terbantu dengan adanya channel yang dimiliki perbankan. 

Seperti menu ATM, internet banking, mobile banking, dan sekarang sudah dimanjakan dengan munculnya (Quick Response Indonesia Standard).

“Di Dompet Dhuafa sendiri, transaksi donasi melalui kanal perbankan bisa mencapai 80%. Ini menandakan masyarakat Indonesia sangat terbantu oleh pihak perbankan dalam mendermakan hartanya," terangnya.

Sementara ini, Nobu Bank tengah dalam proses development system e-channel, dimana dalam waktu dekat akan dilakukan life production. Sehingga masyarakat akan sangat dimanjakan dengan adanya fitur pembayaran zakat pada menu ATM Bank Nobu.

Selanjutnya, Nobu Bank menyediakan 1.500 QRIS untuk disebar ke mitra rekanan dan tempat strategis lainnya. "Guna dijadikan sebuah metode pembayaran zakat, infak, wakaf ke Dompet Dhuafa,” tutur Yuli Pujihardi sebagai Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa. "Insya Allah ke depannya akan dikembangkan lagi dengan fitur-fitur layanan kemudahan lainnya."

Akses yang mudah dan cepat menjadi pilihan masyarakat millenial saat ini. Peran penting perbankan di kehidupan masyarakat dapat mendukung dunia filantropi menjadi penggerak dalam menggali potensi dana zakat yang sangat besar di Indonesia. 

Pada 2019, Badan Amil Zakat Nasional mencatat potensi zakat di Indonesia sebesar Rp233 triliun. Ini tentu sebuah sumber daya yang sangat fantastis untuk membantu penanggulangan persoalan kemiskinan di Indonesia.

Namun sayangnya, potensi yang besar tersebut belum terkelola dengan baik. Mengingat masih banyak masyarkat yang belum sadar akan kewajiban berzakat, atau menyalurkannya bukan melalui lembaga yang kompeten dan profesional, salah satunya adalah Dompet Dhuafa. 

"Padahal, penyaluran dana zakat atau donasi lainnya melalui lembaga adalah salah satu ikhtiar untuk memberantas kemiskinan karena dikelola dengan konsep yang elegant dan memberikan kebermanfaatan dalam jangka panjang, tidak putus di saat donasi itu diberikan saja,” tandas Yuli. (RO/OL-09)

Baca Juga

Ilustrasi

Pemerintah Geser Cuti Bersama Untuk Tangkal Penyebaran Covid-19

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 09 April 2020, 20:45 WIB
"Kebijakan ini menindaklanjuti arahan Presiden dalam Ratas Antisipasi Mudik Lebaran pada tanggal 2 April 2020 terkait Himbauan Tidak...
Antara

Mendikbud Luncurkan Program Belajar dari Rumah di TVRI

👤Ihfa Firdausya 🕔Kamis 09 April 2020, 20:38 WIB
Program Belajar dari Rumah merupakan bentuk upaya Kemendikbud membantu terselenggaranya pendidikan bagi semua kalangan masyarakat di masa...
Antaranews.com

IDEAS Prediksi Ledakan Covid-19 Jelang Ramadan dan Idul Fitri

👤Antara 🕔Kamis 09 April 2020, 20:12 WIB
Ziarah kubur menjelang ramadan, buka puasa bersama dan shalat tarawih berjamaah selama bulan puasa serta tradisi mudik tahunan adalah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya