Senin 09 Maret 2020, 16:45 WIB

Harga Bawang Bombay Melejit Bikin Ibu-ibu Menjerit

Depi Gunawan | Ekonomi
Harga Bawang Bombay Melejit Bikin Ibu-ibu Menjerit

MI/Fransisco Carollio
Harga bawang bombay terpengaruh wabah korona.

 

SEJAK dua pekan terakhir, harga sejumlah bumbu dapur di pasar tradisional Lembang, Kabupaten Bandung Barat mengalami kenaikan. Yang paling mencolok adalah  harga bawang bombay dari semula Rp28 ribu per kilogram menjadi Rp160 ribu.

Selain bawang bombay, harga cabe kering juga naik dari Rp50 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogram. Sedangkan harga bawang putih tidak mengalami kenaikan signifikan, pedagang rata-rata menjual seharga Rp60 ribu yang sebelumnya dikisaran Rp48 ribu per kilogram.

"Memang rata-rata harga berbagai kebutuhan bumbu dapur mengalami kenaikan, namun yang paling mencolok hanya bawang bombay yang naiknya hingga 6 kali lipat," kata Aceng, seorang pedagang bumbu dapur di Pasar Panorama Lembang, Jawa Barat, Senin (9/3).

Baca Juga: Virus Korona Berimbas Naiknya Harga Bawang Impor

Bahkan Aceng menyebutkan, bawang bombay sempat menyentuh harga Rp200 ribu per kilogram sebelum akhirnya turun menjadi Rp160 ribu. Imbas dari naiknya harga ini, para konsumen akhirnya mengurungkan membeli jenis bawang yang diimpor dari Tiongkok ini.

"Banyak konsumen yang kaget ketika mengetahui harganya sangat mahal," tuturnya.

Dia mengaku, stok bawang bombai saat ini langka karena jenis bawang ini harus diimpor dari Tiongkok. Dengan kondisi wabah korona yang menyerang Tiongkok, pasokan bawang di pasar sangat terbatas.

"Kalau bawang dan jenis bumbu lainnya kebanyakan impor dari berbagai negara yang terkena korona jadi agak sulit mendapatkan stok. Berbeda dengan kunyit atau jahe merah merupakan produk lokal, tapi tetap karena barangnya sedikit sedangkan permintaan meningkat, sehingga harganya juga ikut naik," bebernya.

Menurut Aceng, bagi para pedagang, naiknya harga bukan masalah. Justru yang menimbulkan masalah ketika harga naik tapi barangnya tidak ada.  "Kalau kami sih, tidak masalah harga naik karena otomatis harga juga akan naik, walaupun dari penjualan jumlahnya turun karena untuk bawang bombay dijualnya per buah," ujar Aceng. (OL-13)

Baca Juga

DOK: SINAR MAS LAND

Sinar Mas Land Serahkan 1.500 Rapid Test Kit

👤RO 🕔Rabu 08 April 2020, 20:15 WIB
RTK ini merupakan bagian dari 25.000 alat yang dibagikan kepada Kementerian Kesehatan dan beberapa pemerintah daerah serta instansi...
Antara/Adeng Bustomi

Duh Covid, Sebanyak 1,2 Juta Orang Telah Kehilangan Pekerjaan

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 08 April 2020, 20:10 WIB
Dari sektor formal, pekerja yang dirumahkan dan alami PHK sebanyak 1.010.579...
DOK KEMENTAN

Mentan SYL Cek Stok Gula dan 250 Ribu Ton Siap Diguyur ke Pasar

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 April 2020, 17:24 WIB
Mentan Syahrul menerangkan bahwa sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo, seluruh Menteri harus turun ke lapangan melakukan validasi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya