Senin 09 Maret 2020, 14:01 WIB

Jumlah Truk Over Load Terus Menurun Setiap Tahun

M. Iqbal Al Machmudi | Ekonomi
Jumlah Truk Over Load Terus Menurun Setiap Tahun

ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Kemacetan di gerbang keluar tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

 

KEBIJAKAN pengawasan dan penegakkan hukum terhadap kendaraan yang dinilai over dimension and overload (ODOL) atau kelebihan muatan melintasi tol Tanjung Priok hingga Bandung mulai diberlakukan.

Dalam kebijakan serupa yang digelar tahun 2019 kendaraan ODOL dinilai sudah berkurang dari tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jendral Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, saat memulai kebijakan Zero ODOL di Gerbang Tol 1 Wiyoto Wiyono, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Saya coba lihat kinerja 2017 dan 2018 saat mengoptimalkan jembatan timbang masih banyak truk ODOL antara 40% yang tidak melanggar dan 60% yang melanggar tetapi di tahun 2019 sudah berbalik," kata Budi di Gerbang Tol 1 Wiyoto Wiyono, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (9/3).

Angka tersebut berbalik karena masyarakat dinilai sudah mulai sadar akan pentingnya keselamatan berkendara untuk diri sendiri dan orang lain.

"Yang melanggar semakin sedikit di jalan nasional. Sehingga semakin lama semakin terbentuk dan masyarakat semakin sadar, jadi lebih banyak yang tidak melanggar daripada yang melanggar." ujar Budi.

Baca juga : Truk Over Load Dilarang Melintas Tol Tanjung Priok Hingga Bandung

Sementara itu, Direktur PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP), Djoko Sapto Mulyo, menilai bahwa truk ODOL yang melintasi jalan tol terutama tol Tanjung Priok 1 pada tahun lalu mencapai 47% dari 250 ribu kendaraan.

"Tahun kemarin masih 47% truk ODOL. Traffic kita gak banyak yang melalui tol Tanjung Priok dan sebagian melintas dan kita menghitung 250 ribu dan yang terjaring 47% kendaraan ODOL," kata Djoko.

Dari 250 ribu kendaraan yang memasuki tol Tanjung Priok didominasi oleh kendaraan golongan 2 dan 5. Atau truk dengan 2 gandar dan truk dengan 5 gandar.

Diketahui, bahwa Direktur Jendral Perhubungan Darat Kebijakan pengawasan dan penegakkan hukum terhadap kendaraan ODOL yang dimulai pada hari ini (9/3/2020) hingga (9/4/2020). (Iam)

Baca Juga

Istimewa

Melalui Lapak Asik, BPJAMSOSTEK Jakarta Bayarkan Santunan Rp173 M

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 09 April 2020, 21:56 WIB
Sejak 23 Maret 2020, BPJAMSOSTEK telah menerapkan protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) dalam rangka upaya pencegahan penyebaran...
Antara/Muhamad Nasrun

Peneliti : BLT Di Tengah Wabah Sudah Tepat

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 09 April 2020, 21:15 WIB
Penerima BLT merasa lebih puas dibandingkan bantuan lain seperti beras atau...
AFP

Inovasi Octa Merebut Hati Trader di Pasar Forex

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 09 April 2020, 21:09 WIB
Para trader Foreign Exchange (Forex) diharapkan dapat melirik tawaran yang disuguhkan Broker Forex Straight Through Processing (STP), Octa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya