Senin 09 Maret 2020, 09:56 WIB

Jumlah Tewas Akibat Covid-19 di Italia Terus Melonjak

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Jumlah Tewas Akibat Covid-19 di Italia Terus Melonjak

Miguel Medina/AFP
Seorang pria yang menggunakan masker meninggalkan supermarket dengan troli penuh belajaan di Milan, Italia, Minggu (8/2).

 

JUMLAH orang yang meninggal akibat virus korona baru (Covid-19) di Italia telah melonjak 133 orang dalam sehari menjadi 366 orang, kata para pejabat setempat.

Jumlah total infeksi melonjak 25% menjadi 7.375 dari 5.883 orang, menurut badan Perlindungan Sipil, seperti dilaporkan BBC, Senin (9/3)

Angka-angka terbaru ini berarti Italia sekarang memiliki jumlah tertinggi infeksi Covid-19 yang dikonfirmasi di luar Tiongkok, tempat wabah itu berasal pada Desember. Negara ini menyalip Korea Selatan yang memiliki total 7.313 kasus.

Lonjakan angka datang ketika jutaan orang berusaha untuk beradaptasi dengan langkah-langkah radikal yang diperkenalkan pada Minggu dalam upaya untuk membendung wabah.

Hingga 16 juta orang di Lombardy dan 14 provinsi memerlukan izin khusus untuk bepergian berdasarkan aturan karantina baru.

Perdana Menteri Giuseppe Conte juga mengumumkan penutupan sekolah, gimnasium, museum, klub malam, dan tempat-tempat lain di seluruh negeri. Tindakan pembatasan akan berlangsung hingga 3 April.

Kepala staf anggkata darat Italia positif

Di antara korban terbaru untuk dinyatakan positif di Italia adalah Kepala Staf Angkatan Darat Salvatore Farina. Ia berkata dia merasa baik dan melakukan isolasi diri sendiri.

Langkah-langkah karantina baru yang ketat memengaruhi seperempat populasi Italia dan berpusat di bagian utara negara yang kaya yang memberdayakan ekonominya.

Sistem kesehatan berada di bawah tekanan besar di Lombardy, wilayah utara 10 juta orang, tempat orang dirawat di koridor rumah sakit.

"Kami ingin menjamin kesehatan warga kami. Kami memahami langkah-langkah ini akan memaksakan pengorbanan, kadang-kadang kecil dan kadang-kadang sangat besar," kata Perdana Menteri Conte ketika ia mengumumkan langkah-langkah itu Sabtu malam lalu. (BBC/Hym/OL-09)

Baca Juga

AFP/Mohammed HUWAIS

Gencatan Senjata Selama Dua Pekan di Yaman karena Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 09 April 2020, 06:40 WIB
Gencatan senjata unilateral itu akan dimulai pada Kamis (9/4) pukul 9.00 GMT atau 16.00...
AFP/Alberto PIZZOLI

Malta Laporkan Kematian Pertama Akibat Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 09 April 2020, 06:31 WIB
Di negara yang berada di kawasan Mediteranea itu, sebanyak 299 terinfeksi covid-19 sejak kasus pertama dilaporkan pada 7...
AFP/Bryan R Smith

New York Bukukan Angka Kematian Tertinggi Akibat Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 09 April 2020, 06:23 WIB
Sebanyak 799 orang meninggal dunia dalam tempo 24 jam sehingga jumlah korban tewas total akibat covid-19 di New York menjadi 6.268...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya