Minggu 08 Maret 2020, 21:14 WIB

Pengetatan di Bandara, 4 WNA Korsel dan 2 Tiongkok Tertahan

Hilda Julaika | Ekonomi
Pengetatan di Bandara, 4 WNA Korsel dan 2 Tiongkok Tertahan

Antara/Aji Styawan
Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang memindai penumpang pesawat asal Singapura menggunakan alat deteksi suhu tubuh.

 


Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengeluarkan kebijakan untuk pengetatan arus masuk pendatang melalui penerbangan internasional yang mulai berlaku pada pukul 00.00 WIB, hari ini (08/03).

Aturan ini berlaku terutama untuk pendatang yang berkewarganegaraan Italia, Iran dan Korea Selatan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto, menyebutkan kebijakan Presiden Jokowi ini terkait dengan pengetatan arus masuk pendatang, telah diberlakukan dan seluruh petugas telah melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan secara intensif.

Moody's Revisi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

"Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan petugas imigrasi telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan secara intensif terhadap semua penumpang dan crew inbound di setiap bandar udara internasional. Salah satunya di Bali, terdapat 3 WNA yang diperiksa khusus," jelas Novie.

Saat ini, dilaporkan terdapat tiga penumpang WNA asal Korea Selatan yang tidak dapat menunjukkan surat keterangan kesehatan dari negara asalnya. Untuk itu, sesuai dengan hasil Rapat Koordinasi tanggal 7 Maret 2020 lalu, pihak imigrasi masih menahan dan memeriksa yang bersangkutan untuk sementara di ruangan “holding” imigrasi.

Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali, Elfi Amir, mengkonfirmasi hal tersebut.

"Pihak imigrasi masih menahan pihak yang bersangkutan, karena tidak memiliki Health Certificate dari negara asal. Yang bersangkutan saat ini sudah mendapatkan pendampingan dari Perwakilan Konsulat Jenderal Republik Korea yang ada di Denpasar," jelas Elfi Amir.

Sementara itu, kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Utama, Soekarno Hatta juga masih memeriksa kru pesawat  Qatar Airways dari Doha berwarganegara Tiongkok dan Korea Selatan yang tidak membawa Health Certificate (HC) dari negara asal.

"Penerbangan Qatar Airways dari Doha ke Cengkareng mendarat pukul 7.35 WIB juga terdapat kru berkewarganegaraan Tiongkok dan Korea yang tidak membawa HC. Proses scanning terhadap crew tersebut masih ditangani oleh tim imigrasi Bandara Soekarno Hatta," tambah Novie.

Sebagai informasi, berdasarkan laporan dari pengamatan Terminal 3 dan Terminal 2 Bandar Udara Soekarno Hatta. Terkait dengan diberlakukannya aturan khusus pada pendatang berkewarganegaraan Italia, Iran dan Korea Selatan yang telah berlaku dikatakan berjalan dengan baik. Hingga saat ini, belum ditemukan penumpang berkewarganegaraan tersebut yang terjangkit dan dipulangkan, serta pelaksanaan pengisian HC dan HAC berjalan dengan baik oleh KKP. (E-1)

Baca Juga

Ist

Yang Muda yang Bedaya

👤Gana Buana 🕔Senin 26 Oktober 2020, 08:26 WIB
Sejak 2018 silam, Randi pun mulai memberdayakan warga setempat untuk menggali potensi-potensi ekonomi mikro warga asli...
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Tekanan Terdalam sudah Lewat

👤Fetry Wuryasti 🕔Senin 26 Oktober 2020, 05:35 WIB
Kuartal III 2020 diyakini sebagai titik balik Indonesia menuju pemulihan ekonomi. Indikasinya, realisasi investasi dan kinerja ekspor yang...
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

LPEI Perbesar Porsi Pembiayaan Produk Halal

👤Mir/E-2 🕔Senin 26 Oktober 2020, 05:25 WIB
LEMBAGA Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mendukung penuh langkah pemerintah meningkatkan ekspor produk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya