Minggu 08 Maret 2020, 20:47 WIB

Wapres Didorong Pimpin Penanganan Wabah Korona

Cahya Mulyana | Humaniora
Wapres Didorong Pimpin Penanganan Wabah Korona

Antara
Petugas sekolah memeriksa suhu tubuh siswa menggunakan termometer non kontak saat sosialisasi di Sekolah Tunas Global, Depok, Jawa Barat

 

PENANGANAN wabah Korona harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan kementerian dan lembaga terkait.

Menurut pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah, agar tidak memicu ego sektoral, ia menyarankan penanganan wabah tersebut dipimpin langsung Wakil Presiden Ma'ruf Amin.


"Sebaiknya penanganan virus corona di bawah Wapres bukan menteri keasehatan seperti sekarang ini, biar efektif kebijakannya. Karena kalau di angan wapres, para menteri terkait seperti menkes, mendikbud (menteri pendidikan dan kebudayaan), mendagri, KSP (kantor staf presiden) dapat dikelola langsung," paparnya kepada Media Indonesia, Minggu (8/3).

 

baca juga: Pemerintah Masih Pantau 23 Pasien Suspect Korona

 

Menurut dia, wapres dapat menjalankan tugas sebagai penanggung jawab penanganan Covid 19 lebih efektif. Pasalnya pengawasan dapat lebih menyeluruh, efektif melakukan koordinasi dengan semua stakeholder.

Ia menerangkan pengambilalihan komando dari Kementerian Kesehatan oleh Wapres masih sangat memungkinkan dilakukan saat ini. Bahkan semakin cepat itu terjadi hasilnya bertambah baik dalam rangka menekan penyebaran Covid 19.

"Saat ada tsunami di Aceh, waktu itu yang ambil alih semua pak JK (Jusuf Kalla, saat menjabat Wakil Presiden) Itu bisa jadi contoh pada penanganan Corona sekarang. Ini kan sama sama bencana, bedanya tsunami bemcana alam, sekarang bencana penyakit," ujarnya.

Artinya ini bukan hal baru, kata dia, ditambah terdapat contoh penangangan masalah serius dipimpin wapres dan bisa dijadikan acuan. Kemudian bila itu terjadi tidak perlu menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres).

"Wapres bisa langsung koordinasi saja sama menteri koordinator dan menteri di bawahnya. Kebijakan kemudian disosialisasikan ke pemda pemda, ke gubernur, bupati, wali kota sampai ke tingkat kecamatan keluarahan RT/RW," ujarnya.

Mengingat penyebaran virus ini relatif cepat di masyarakat dan keluar protokol penanganannya maka harus diawasi oleh wapres agar dalam implementasinya bisa dipertanggungjawabkan.

"Bila wapres menjadi komando, maka yang perlu diperhatikan meliputi, wapres perlu secara rutin melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, mengawasi jalannya protokol, memastikan anggaran dan perangkat yang dibutuhkan tersedia secara memadai, meminta kepada semua kepala daerah untuk melakukan sosialisasi, komunikasi publik, dan edukasi terkait korona secara berkesinambungan," pungkasnya. (OL-8)

Baca Juga

MI/Ramdani

Cegah Perokok Pemula, Kemen PPPA Inisiasi Smoke-Free Family

👤Atalya Puspa 🕔Senin 01 Juni 2020, 13:43 WIB
Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar pada 2018, tercatat sebanyak 2,1% anak usia 10-14 tahun sudah merokok dan 2% di antaranya bahkan...
ANTARA/FAKHRI HERMANSYAH

​​​​​​​Warga yang Belum Pernah Menerima Bantuan Jadi Prioritas

👤Gana Buana 🕔Senin 01 Juni 2020, 10:27 WIB
Warga yang belum pernah bantuan dari manapun diprioritaskan. Mekanisme tersebut ditempuh melalui musyawarah...
Medcom.id

Pemerintah Terus Berupaya Capai 10 Ribu Tes Spesimen per Hari

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 01 Juni 2020, 09:19 WIB
Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan, pada Minggu (31/5), jumlah spesimen yang diperiksa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya