Minggu 08 Maret 2020, 14:09 WIB

Depok Tidak Takut Corona

Kisar Rajaguguk | Megapolitan
Depok Tidak Takut Corona

MI/Kisar
Ahli virologi Mohammad Indro Cahyono saat menjelaskan tentang virus korona

 

Tak semua orang yang kontak dengan pasien positif virus korona alias Covid-19 akan langsung sakit. Jadi, jangan takut dengan korona. Jangan mudah pula terprovokasi dengan informasi yang tidak jelas asal-usulnya atau hoaks.

Hal itu ditegaskan ahli virologi Mohammad Indro Cahyono di hadapan ratusan warga Perumahan Studio Alam Indah (SAI), Jalan Raden Saleh, Sukmajaya, Kota Depok, Minggu (8/3).

Dalam acara bertajuk "Indonesia Tidak Takut Corona" yang dilanjutkan dengan kegiatan berolah raga bersama, warga Perumahan SAI yang berjumlah sekitar 200 orang mengundang ahli virus korona Mohammad Indro Cahyo. Tujuannya agar masyarakat mendapatkan informasi tentang virus korona yang benar.

"Saya tegaskan kepada hadirin, tidak semua orang terkontak positif akan ikut terinfeksi corona. Tergantung individunya. Kalau kekebalan tubuhnya kuat, virus korona enggak akan mempan," papar Cahyo.

Warga Perumahan SAI RT 007 RW 07 Kelurahan Sukmakaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok belakangan ini mengaku ketakutan akibat adanya informasi yang simpang siur setelah dua warga Perumahan SAI dinyatakan terinfeksi korona.

Menurut Cahyo, bila masyarakat terprovokasi dengan sumber yang tidak pasti, bisa saja orang yang tadinya sehat malah terkena sakit karena ketakutan.

Ketakutan yang berlebihan, lanjut Cahyo, justru ingin membuat situasi keruh. "Karena itulah saya harapkan kepada kita semua, khususnya warga Perumahan SAI untuk bisa menyaring informasi-informasi. Kalau informasinya meragukan abaikan. Jika kurang puas silakan berkonsultasi dengan dokter atau petugas medis rumah sakit," katanya.

Menjawab pertanyaan salah seorang warga terkait kewajiban pakai masker, Cahyo mengatakan setiap warga tidak diharuskan pakai masker.
"Seseorang dianjurkan pakai masker karena seseorang itu menderita sakit agar penyakit yang dideritanya tidak menular. Jadi, untuk apa orang sehat pakai masker. Saya mau tanya, informasi kewajiban untuk pakai masker dari mana dapatnya? Pasti dari sumber yang tidak jelas, kan. Jadi, bapak-bapak dan ibu-ibu saya ingatkan, tidak ada kewajiban menggunakan masker," tegasnya.

Baca juga: Warga Depok Antusias Ikut Senam Lawan Korona

Ia mengimbau masyarakat, kalau ada seseorang menawarkan membeli masker, seseorang tersebut mungkin sedang jualan masker, sehingga masker yang dijualnya dibeli, agar dia dapat untung besar," lanjutnya.

Jadi, sambung Cahyo, jika ada pihak-pihak tertentu menganjurkan pakai masker di rumah atau kalau ingin bepergian, informasi itu jangan langsung ditelan. "Saya balik bertanya kepada bapak-bapak dan ibu-ibu, apakah virus korona itu berasal dari penciuman dan mulut? Tidak, yang namanya virus bisa dari pakaian yang kita pakai. Virus bisa dari pakaian. Sekarang penyebaran virus mulai menurun," pungkasnya.

Ketua RT 007 RW 07 Perumahan SAI, Teguh Prawiro mengungkapkan ketakutan warga Perumahan SAI karena pernyataan salah seorang pejabat negara di Kota Depok beberapa hari lalu Pejabat negara tersebut menyampaikan bahwa ada sekitar 50 orang lebih warganya yang terkena infeksi setelah berinteraksi dengan dua pasien positif virus korona. Alhasil, sampai sekarang ini tak betul ada 50 orang warga Depok terdampak virus corona. (OL-14)

 

Baca Juga

Antara

Kapolda Jamin Keamanan di Jakarta Saat PSBB

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 08 April 2020, 16:39 WIB
PSBB dikhawatirkan akan dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk melakukan aksi kejahatan, untuk itu upaya-upaya preventif, preemtif, dan...
MI/Iqbal Al Machmudi

Anies: 61% Kasus Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Lansia

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 08 April 2020, 16:30 WIB
Anies Baswedan minta jajarannya memperhatikan kelompok rentan lansia dan yang memiliki penyakit bawaan sebab risiko kematian akibat...
Antara

Polri Waspadai Pelanggaran Selama Penerapan PSBB

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 08 April 2020, 16:15 WIB
Demi memastikan penerapan PSBB di DKI Jakarta,  Polri melalui surat telegram No. ST/1098/IV/HUK.7.1./2020 akan mewaspadai sejumlah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya